Tujuh SMA/SMK di Papua Tengah Akan berubah Status Sekolah Negeri Khusus
NABIRE – Menunggu kelengkapan syarat adminitrasi yang sedang diproses, dipastikan tujuh SMA/SMK yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah siap merubah status menjadi sekolah negeri khusus. Ketujuh sekolah itu masing-masing 5 SMA/SMK di Kabupaten Nabire dan 2 SMA/SMK di Kabupaten Mimika.

NABIRE – Menunggu kelengkapan syarat adminitrasi yang sedang diproses, dipastikan tujuh SMA/SMK yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah siap merubah status menjadi sekolah negeri khusus. Ketujuh sekolah itu masing-masing 5 SMA/SMK di Kabupaten Nabire dan 2 SMA/SMK di Kabupaten Mimika.
Ketujuh SMA/SMK itu kini sedang mengurus proses perubahan nomenklatur. Yang terdiri dari Surat Keputusan Penetapan Sekolah yang dikeluarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, dan surat permohonan/surat rekomendasi pengalihan status SMA/SMK yang dikeluarkan oleh bupati asal sekolah yang diusulkan.
Surat perubahan nomenklatur status sekolah yang dikeluarkan oleh Sekda Provinsi Papua Tengah yang ditujukan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknoliogi (Kemendikbudristek) RI yang disertai dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provnsi Papua Tengah.
“Ketujug SMA dan SMK di Kabupaten Nabire dan Mimika ini sedang mempersiapkan segala administrasi yang dibutuhkan soal perubahan status menjadi sekolah khusus,” ujar Kepala SMAN Unggulan Berpola Asrama Meepago, Otopianus Tebay, S.Pd kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu di seputar halaman Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah.
Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, semua kelengkapan administrasi yang dibutuhkan sudah bisa dilengkapi dan bisa dikirim ke Kemendikbudristek dan lembaga terkait yang ada di Jakarta. Diharapkan awal tahun 2024 mendatang ke-7 SMA dan SMK ini statusnya sudah bisa berubah menjadi sekolah negeri khusus.
Dirinya selaku Kepala SMA N Unggulan Berpola Asrama Meepago yang ada di ibukota Provinsi Papua Tengah mengajak ke-6 kepala sekolah SMA dan SMK agar tetap semangat untuk melengkapi segala syarat administrasi. Karena setelah diserahkan administrasi yang diminta, maka kita hanya bisa menunggu jawaban.
“Untuk melengkapi segala syarat administrasi perubahan status sekolah menjadi sekolah negeri khusus bukanlah hal yang mudah. Tetapi perjuangan ini kita lakukan dengan hati yang tulus demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak kita yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah,” tutur Tebay. (des)
Bagikan artikel ini



