NABIRE - Untuk dapat diketahui oleh semua pihak, bahwa kegiatan atau sosialisasi monitoring yang dilakukan oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Provinsi Papua Tengah bertujuan untuk melakukan monitoring pada berbagai tingkatan untuk memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berjalan secara efektif, tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Sehingga untuk kegiatan monitoring meja dilakukan melalui dokumen laporan dan adminitrasi kegiatan dengan tujuan dapat memastikan kesesuaian program dengan dokumen perencanaan (RKPD, Renda dan DPA), juga mengontrol realisasi fisik dan keuangan secara adminitrasi serta mengindentifikasi deviasi sejak dini berdasarkan laporan tertulis.

Sementara itu, bagi kegiatan monitoring lapangan dilakukan dengan tujuan turun langsung ke lokasi kegiatan untuk memverifikasi kesesuaian antara laporan dan kondisi riil di lapangan, menilai kualitas pelaksanaan pekerjaan atau program-program serta mengindetifikasi kendala teknis dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Sekretaris Bapperinda Provnsi Papua Tengah, Jemmy Gerson Adii, SE, kepada Papuapos Nabire, Kamis (5/03/2026) di ruang kerjanya menambahkan, selain ada monitoring lapangan dan monitoring meja ada juga monitoring pimpinan yang dilaksanakan dalam bentuk forum evaluasi yang dilaksanakan bersama pimpinan daerah.

Sehingga tujuan dari monitoring pimpinan ini adalah pimpinan dapat menyampaikan pencapaian dan permasalahan strategis, memberikan rekomendasi kebijakan dan langkah percepatan serta menjamin akuntabilitas dan pengambilan keputusan yang tepat waktu.

Dengan kesimpulan dari tiga kegiatan monitoring tersebut dapat bertujuan untuk meningkatkan efektifitas, transparansi dan akuntabilitas pembangunan daerah serta juga dapat memastikan target kinerja dan visi pembangunan tercapai secara optimal dan hasilnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Provinsi Papua Tengah yang ada di 8 kabupaten.(des)