DOGIYAI - Tokoh besar warga Ibouwo Doko, Konenis Tagi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada bos besar, Feri Ponto, selaku pimpinan PT Moderen. Perusahaan ini dengan komitmen kuat telah membuka dan membangun jalan. Medan yang amat berat dan sulit ditembus, seperti adanya rawa, tebing dan gunung serta perbukitan pengunangan yang sangat terjal ini.

Isolasi daerah yang amat sulit dijangkau itu kini sudah tembus jalan raya dan sudah sampai di beberapa kabupaten termasuk di Meuwodide. Daerah Suku Mee Meuwodoko adalah daratan yang begitu besar dan lautan mati dalam bahasa Touyemanan, tempat bertumbuh mendarat bahasa Mee Anaaneta, suku Mee pedalaman ini.

Dalam kesempatan baik itu, dengan daerah keterbukaan infomasi dan isolasi daerah ini, selaku tokoh besar, Kornelis Tagi yang juga wakil tokoh Kamuu dan Mapia menyampaikan mengucapkan berlimpah terima kasih kepada bos besar PT Moderen, Feri Ponto dan Dinas PU Kabupaten Dogiyai, Askar, kala itu. 

Keduanya (Feri dan Askar), lanjut Kornelis telah membuka jalan jalur Mapia, Mapia Tengah (Mateng) tembus Mapia Barat (Mabar). Jalan raya hampir tembus di Distrik Piyaiye sebelumnya menjadi hambatan besar.

Kepada wartawan media ini tokoh besar, Kornelis Tagi, menyatakan beberapa kabupaten pemekaran baru di pedalaman kini sudah memiliki akses jalan.

Oleh sebab itu, pada kesempatan ini saya mau sampaikan kepada pemuda dan siapapun. Selain hambatan oleh cuaca dan alam tidak dibenarkan pemalangan jalan. Pernyataan saya ini sebagai tokoh dari suku Mee sejak pembukaan Jalan Nabire hingga di Kabupaten Paniai, jelasnya. 

Seraya menambahkan, dirinya pernah bersama Feri Ponto, ikut terlibat membantu. Dengan demikian ia meminta kepada pemerintah untuk melayani masyarakat dan bertugas rajin dan baik. Kini beberapa kegiatan besar oleh pemerintah dan masyarakat berjalan aman dan baik hasilnya.(don)