NABIRE – TK Rajawali Nabire yang berbernaung di bawah YPPGI Nabire, banyak orang mengira merupakan sekolah TK yang baru. Berdasarkan sejarah berdirinya TK Rajawali, sudah berumur 30-an tahun. TK Rajawlai berdiri semenjak awal tahun 1980.

Pada awalnya TK Rajawali ini diberi nama TK Bethesda Nabire. Tetapi pada awal tahun 2004, TK Bethesda Nabire berubah nama menjadi TK Rajawali. Dan secara langsung bernaung di bawah YPPGI Nabire yang kini telah menghadirkan TK baru sebanyak 6 TK yang bernaung di YPPGI Nabire.

Berdasarkan data, TK Rajawali Nabire pernah memiliki jumlah murid yang membludak hingga ratusan orang. Sehingga kekurangan meja dan kursi dan pada waktu itu pihak sekolah meminta bantuan orang tua murid agar dapat menyiapkan bangku dan meja.

“Setelah pemerintah melalui dinas pendidikan memberikan ijin operasional bagi TK-TK di gereja–gereja dan yayasan lain, akhirnya jumlah murid TK Rajawali kembali normal tidak sepadat yang dulu,” tutur Kepala Sekolah TK Rajawali YPPGI Nabire, Aqnes Endang, S.M.Pd kepada Papuapos Nabire, Jumat akhir pekan lalu.

Dirinya selaku Kepala Sekolah TK Rajawlai Nabire selalu mengingatkan semua guru agar bisa melayani dengan hati dan penuh kasih saying. Dengan berpedoman pada 5 kompetensi guru yang mengharuskan guru menjadi pendidik yang professional. Guru pada saat di sekolah merupakan orang tua terdekat dari anak-anak yang sedang dididik.

Hingga saat ini TK Rajawai Nabire memiliki 6 tenaga guru dengan jumlah murid kurang lebih 40-an orang anak yang memiliki karakter yang berbeda. Namun dengan didikan yang penuh dengan pelayanan yang tulus dan penuh cinta, dipastikan pada suatu saat para guru akan melihat hasilnya. (des)