DOGIYAI - Warga semestinya meningkatkan kewaspaan terhadap perilaku tidak sehat dalam kehidupan sehari hari. Jaga harga diri dan jati diri ‘Mee’ dengan berpedoman kepada hukum sepuluh Perintah Allah, diantaranya jangan bersinah, cabul, fitnah dan mencuri.   Dalam hukum Allah tersebut, Kabupaten Dogiyai dinilai cukup rawan berdekatan dengan kabupaten tetangga kita, Kabupaten Nabire. Pengaruh lebih cepat terhadap perilaku hidup sehat. Penegasan itu dikemukakan  Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus Dumapa, SIP dalam acara pengukuhan tema  pengurus HIV/Aids di Dogiyai. Badan pengurus  penanggulangan penyakit HIV/Aids diketuai Drs. Anthon Iyowau, dilengapi dengan koordinator bidang tentang penanggulangan penyakik Aids Dogiyai. Bupati Dogiyai kembali menegaskan, generasi muda atau remaja masa kini  jaga diri, jaga keluarga, menjaga kesehatan keluarga, kesetiaan dengan pasangannya dan menjaga  keutuhan keluarga.  Untuk kedepan menjaga keutuhan keluarga dalam acara resmi Bupati  mengajak untuk didampingi oleh istrinya. Badan pegurus yang baru saja dikukuhkan ini Bupati Dumupa minta kerjasama antar pengurus koordinator dan petugas kesehatan, Ormas yang ada di daerah ini dalam menanggulangi bersama. Mengedepankan program pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di Kabupaten Dogiyai. Siaga bencana, selain Aids, alam penyakit yang bisa saja timbul di daerah ini, pesan Bupati kepada KPAD Dogiyai itu.(don)