NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire menggelar kegiatan fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan pemerintah desa guna meningkatkan pendapatan asli desa. Penyerahan bantuan berupa mesin penggiling pakan ternak tersebut dilangsungkan di Aula PUPR pada Selasa, (11/8/2026).

Kepala DPMK Kabupaten Nabire, Pelimon Madai, S.Th., M.Th., dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Nabire terhadap masyarakat di tingkat kampung.

“Hari ini kita berkumpul di sini untuk penyerahan mesin penggiling atau barang kepada masyarakat, dengan maksud supaya masyarakat yang ada di tingkat kampung, lebih khusus hari ini yang menerima barang dalam kelompok, kerja sama yang baik untuk meningkatkan penghasilan ekonomi di masing-masing kelompok,” ujar Pelimon.

Pelimon menegaskan, bantuan mesin penggiling pakan ternak ini bertujuan untuk mendatangkan penghasilan dalam kehidupan bersama di masyarakat. Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik di kampung masing-masing.

“Barang ini tidak bisa pindah kepada orang lain atau dijual, saya tekankan kepada penerima manfaat pada kesempatan ini, supaya barang ini kalau rusak pun juga pastikan di situ, jangan sampai setelah rusak barang ini dijual ke besi tua,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak DPMK akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan bantuan ini. Langkah tersebut diambil guna memastikan keberadaan kelompok ternak serta efektivitas pemanfaatan bantuan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami dari DPMK awasi barang ini dengan kehati-hatian, karena kami juga diawasi di oleh penegak hukum, yaitu BPK, KPK dan lain-lain. Yang pertama, pastikan betulkah kelompok ternak ini ada, kemudian benarkah orang itu ternak atau piara babi, kita pastikan,” kata Pelimon.

Sebagai bagian dari pendampingan, Pelimon memastikan bahwa para penerima manfaat nantinya juga akan diberikan pelatihan khusus mengenai cara mengoperasikan mesin tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Serma, S.E., dalam laporan panitianya menjelaskan pemberdayaan masyarakat desa merupakan upaya strategis untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan serta pemanfaatan sumber daya kampung.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ternak dalam memelihara dan pemberian pakan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan ternak, agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkap Serma.

Serma merincikan, bantuan yang dibagikan meliputi mesin giling pakan kapasitas kecil sebanyak 2 set serta mesin giling pencampur pakan kapasitas sedang sebanyak 1 set yang dikelola secara berkelompok.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok ternak dari lima distrik, yaitu Distrik Nabire Barat, Uwapa, Makimi, Wanggar dan Yaro, dengan sasaran 8 kelompok dari 6 kampung serta total 80 orang peserta,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini didanai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPMK Kabupaten Nabire tahun 2026. Serma turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nabire, instansi terkait, narasumber serta para peserta yang telah hadir.

Menanggapi bantuan tersebut, Zeblon Magai selaku ketua kelompok ternak sekaligus penerima manfaat dari Kampung Argomulyo, Distrik Uwapa, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada pemerintah sudah memberikan mesin untuk meringankan beban kami sebagai peternak muda di Kampung Argomulyo, sehingga dalam beternak kami dimudahkan untuk mencari makan dan mengolah bahan agar ternak-ternak tersebut menjadi sehat dan mendapatkan penghasilan yang cukup memuaskan,” tutur Zeblon.

Ia berharap manfaat dari kehadiran mesin penggiling ini dapat dirasakan secara optimal oleh kelompoknya.

“Pesan saya kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, semoga ada lain kesempatan juga dapat memberikan peluang seperti ini kepada kawan-kawan yang belum mendapat kesempatan yang sama seperti yang kami alami saat ini,” tutupnya. (sam)