SUGAPA – Anggota DPRD Provinsi Papua, Thomas Sondegau pekan lalu telah mengantar jenasah korban kerusuhan dari Jayapura ke Intan Jaya. Korban yang merupakan warga Kampung Titigi ini dimakamkan di ibukota Kabupaten Intan Jaya, di Sugapa.“Saya kemarin antar jenasah korban kerusuhan dari Jayapura ke Intan Jaya. Situasi di Intan Jaya aman. Kemarin memang ada penerimaan jenasah oleh sejumlah mahasiswa dan antar dengan jalan kaki dan orasi sedikit, tapi tadi sudah aman tidak ada kekacauan,” ujarnya kepada media ini melalui sambungan telepon dari Sugapa, Jumat (27/9) pekan lalu.Lebih lanjut dikatakan, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jumat (27/9) jenasah direncanakan akan dimakamkan. Saat ini, kata dia, sedang dilakukan persiapan pemakaman.“Pemakaman almarhum tidak dilakukan di kampung halamannya, namun jenasah dibawa dari kampung halamannya di Titigi ke Sugapa,” ujarnya. Dikatakan Thomas, saat ini situasi di Intan Jaya aman terkendali. Namun pihaknya bersama pihak-pihak terkait dan pihak keamanan terus menjaga situasi dari pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.“Kami pastikan untuk keamanan Intan Jaya sementara positif dan aman,” tambahnya. Ditanya pihak keluarga korban, kata Thomas Sondegau, dari pihak keluarga tidak ada masalah. Pihaknya sebagai perwakilan dari mereka langsung membawa pulang jenasah dari Jayapura ke Sugapa dan langsung diantar ke rumahnya di Titigi. “Jadi sementara dari keluarga bisa menerima dan aman,” tambahnya.Dirinya menghimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga keamanan daerah. Dan mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan hal-hal yang bisa menimbulkan kekacauan. Hal yang sama juga dirinya minta kepada masyarakat Papua. Walaupun ada gesekan sana sini, tapi pada intinya adalah menjaga keamanan masing-masing. “Supaya Papua ini aman dan terkendali, kalau kita aman pasti semua aman. Sementara kami masih berada di NKRI jadi kami harus hargai itu,” ujarnya. (ros)