PANIAI - Meski setahun lebih (sejak 2020) telah dilantik sebagai Kepala Distrik (Kadistrik) Youtadi, konon sampai kini tidak berada di tempat tugas. Lantaran itu semua komponen masyarakat Distrik Youtadi mendesak Bupati Paniai untuk mengganti kepala distrik itu.

Sebulan, Polres Nabire Ungkap Puluhan Curanmor Hingga Curas Sebulan, Polres Nabire Ungkap Puluhan Curanmor Hingga Curas Sumber Papuapos Nabire, Maximus Magai mengaku, masyarakat Youtadi mendesak Bupati Paniai untuk mengganti Kepala Distrik Youtadi adalah kesepakatan semua komponen masyarakat setempat.

“Desakan ini adalah kesepakatan bersama pemerintah kampung dan semua komponen masyarakat, (tokoh adat, toko masyarakat, toko intelektual dan mahasiswa di Distrik Youtadi) untuk menyampaikan aspirasi berdasarkan hasil kesepakatan bersama di sana," kata Max.

Max mengatakan, disepakati dan mendesak kepada bupati karena kepala distrik tidak berada ditempat sejak ia dilantik.

"Menjadi alasan mendasar mengapa seluruh komponen masyarakat itu mengeluh dan desak ke bupati untuk ganti karena yang bersangkutan tidak aktif di tempat tugas,” katanya.

Apalagi menurut Max, saat ini masyarakat diperhadapkan pada sejumlah persoalan. Terutama pelayanan sosial dan pelayanan umum pemerintahan yang mesti dijalankan oleh pemerintah distrik tidak berjalan alias fakum.

Max menambahkan, masyarakat Youtadi merasa dirugikan dalam berbagai pelayanan pemerintah dalam berbagai bidang terutama pelayanan sosial, dengan situasi yang terjadi saat ini.

“Kami meminta agar Kepala Distrik Youtadi segera diganti,” tandas Max juga kepala kampung salah satu kampung di Youtadi ini. (eby)