Sopir Lintas Moanemani Keluhkan Terminal Baru
MOANEMANI - Seorang sopir taksi yang sudah biasa parkir di pinggiran jalan, mengeluhkan bila ditempatkan di terminal baru. Selain belum ada pihak pengamanan, para penumpang pun masih bertahan di pasar lama yang biasa disebut di pinggir jalan. Salah seorang sopir taksi
Bagikan
MOANEMANI - Seorang sopir taksi yang sudah biasa parkir di pinggiran jalan, mengeluhkan bila ditempatkan di terminal baru. Selain belum ada pihak pengamanan, para penumpang pun masih bertahan di pasar lama yang biasa disebut di pinggir jalan.
Salah seorang sopir taksi ternama membeberkan beberapa masalah dan sepinya para penumpang yang ada di pasar baru. Pertama soal pengamanan sampai sekarang belum ada pos pengamanan.
Bagaimana kita bisa tenang, kadang kita baru parkir sudah dipalak. Sedangkan penumpang jarang ada di tempat terminal baru,” katanya.
Hal seperti seharusnya pemerintah bisa memposisikan pengamanan yang ada di lokasi pasar baru Moanemani. Pihaknya disuruh untuk menempati terminal baru tapi tidak ada penjagaan.
“Gunanya apa, kadang kita selalu membayar retribusi, kadang kami melintas masih saja tukang palang dimana-mana,” tambahnya.
Menurut dia, seharusnya pengamanan diutamakan supaya semua sopir taksi Moanemani menempati terminal yang baru. Kalau sampai sekarang masih belum ada yang jaga. Pihaknya akan tetap di terminal lama (pinggir jalan).
“Kami harap kepada pihak terkait jangan hanya datang melihat saja dan kemudian menggangap terminal tersebut aman. Tapi nyatanya, kami yang sering ke terminal baru kami sering dipalak dimintai uang atau yang lainnya. Pesan sopir, bila terminal Moanemani baru dan pos penjagaan bisa aman kami semua sopir taksi akan ke terminal Moanemani yang baru,” ungkapnya.(ris)
Bagikan artikel ini



