DOGIYAI – Dalam upaya nyata memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan, Koperasi Produsen Organik Sejahtera Abadi yang dipimpin oleh Marius Tebai terus menunjukkan eksistensinya sebagai motor penggerak pertanian organik di Kabupaten Dogiyai. Baru-baru ini, koperasi tersebut secara resmi menerima dan melatih 28 tenaga kerja baru dari kalangan masyarakat lokal, menandai langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor agribisnis di daerah ini.

Marius Tebai, selaku pimpinan koperasi, menegaskan bahwa penerimaan 28 tenaga kerja ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen untuk mencetak petani dan pengelola produk organik yang profesional.

"Saya telah menerima 28 tenaga kerja lebih. Tugas utama mereka saat ini adalah belajar dengan baik dan benar melalui produk-produk organik yang kami kembangkan. Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota koperasi memiliki keterampilan standar dalam pengolahan hasil bumi," ujar Marius Tebai ketika wawancara di Tempat Produk Kopi,Pasar baru,Moanemani,Dogiyai pada Rabu,15/07/2026.

Dalam keterangannya, Marius menyampaikan visi besar mengenai kesejahteraan para pekerja. Ia menyatakan kesiapannya untuk menggaji seluruh 28 karyawan tersebut secara rutin dan layak, namun hal ini sangat bergantung pada dukungan regulasi dan pengakuan resmi dari pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai. 

"Jika pemerintah Dogiyai meresmikan dan mendukung keberadaan koperasi ini secara penuh, saya berkomitmen untuk menggaji ke-28 tenaga kerja yang telah saya terima. Penggajian ini adalah bentuk apresiasi terhadap kerja keras mereka dan jaminan stabilitas ekonomi bagi keluarga mereka," tegasnya.

Lebih jauh, Marius memproyeksikan ekspansi besar-besaran jika legalitas koperasi diakui secara resmi. Ia yakin bahwa dengan payung hukum yang kuat, koperasi akan mudah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan besar nasional maupun multinasional.

"Jika pemerintah Dogiyai mengakui atau meresmikan Koperasi Produsen Organik Sejahtera Abadi ini, maka kami akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar. Dampaknya, saya akan menerima karyawan dalam jumlah banyak dari seluruh penjuru Dogiyai. Ini akan membuka lapangan kerja luas dan mengurangi angka pengangguran di daerah kita," tambahnya dengan optimis.

Meski memiliki semangat dan SDM yang siap, koperasi ini menghadapi tantangan klasik daerah pegunungan: aksesibilitas. Marius mengungkapkan bahwa kendala terbesar saat ini adalah distribusi hasil panen dari Dogiyai ke pasar utama seperti Timika.

"Sekarang kami juga mengalami kendala dengan pesawat angkutan. Sulitnya menerbangkan hasil produk kami dari Dogiyai ke Timika menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, ke depan kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai, khususnya dalam fasilitasi transportasi udara atau subsidi angkut, agar kami bisa memasarkan hasil produk kami ke Timika dan kota-kota besar lainnya dengan harga yang kompetitif," jelasnya.

Dukungan infrastruktur transportasi ini dinilai krusial agar produk organik Dogiyai tidak hanya menumpuk di gudang, tetapi dapat dinikmati oleh pasar yang lebih luas dengan kondisi segar dan berkualitas.

Selain fokus pada sayuran dan tanaman pangan lainnya, Koperasi Produsen Organik Sejahtera Abadi juga tengah mengembangkan potensi kopi lokal. Marius mengajak para petani kopi di Dogiyai untuk bergabung dan menjual hasil panennya ke koperasi.

"Kami sampai sekarang masih menerima kopi biji yang berpotensi untuk diolah menjadi kopi Arabika premium. Kepada bapak atau ibu yang punya kebun kopi, mari antar ke kami. Kami sedang melayani pembelian kopi biji karena kami sudah memiliki tenaga ahli dan alat modern untuk mengelola dan mengolah kopi tersebut," imbau Marius.

Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak nilai jual kopi Dogiyai yang selama ini mungkin hanya dijual dalam bentuk gelondongan dengan harga rendah. Dengan pengolahan yang tepat, kopi Arabika Dogiyai (berpotensi) menjadi komoditas unggulan yang bersaing di pasar nasional.

Pemerintah Kabupaten Dogiyai diharapkan dapat merespons positif aspirasi ini, mengingat keberhasilan Koperasi Produsen Organik Sejahtera Abadi akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Dogiyai secara menyeluruh. (you)