NABIRE - SIstem pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang tahapannya telah bergulir di wilayah hukum Kepolisian Resor Nabire disesuaikan peta kerawanan. 

Hal ini terang Wakapolres Nabire Kompol I Wayan Laba, S.H., M.H, usai digelar Simulasi Sispamkota Ops Mantap Brata Cartenz di Lapangan Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Selasa (07/11/2023) pagi.

Kompol I Wayan Laba mengatakan simulasi Sispamkota ini melibatkan beberapa instansi seperti Satpol PP, Bawaslu dan satuan Brimob Batalyon C Nabire.

Dengan jumlah personil yang diterlibat dalam simulasi Sispamkota tersebut, diantaranya Detasemen 45 Anti Anarki Brimob Batalyon C Pelopor, 1 SST PHH Brimob Batalyon C Pelopor, 1 SST Dalmas Awal, 1 SST Dalmas Lanjutan, 1 Regu Satuan Polisi Pamong Praja dan dilengkapi kendaraan pengamanan, termasuk ambulan. 

Lanjut Wakapolres Nabire, simulasi dilaksanakan pada setiap tahapan, dimulai massa tenang Pemilu atau jelang hari pencoblosan, pungutan suara hingga skenario penanganan unjuk rasa.

"Utama dalam sistem pengamanan kita minta anggota Polri sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan sesuai peraturan Pemilu bagi anggota Polri, dan menjamin pesta demokrasi aman dan damai," tutup Kompol I Wayan.(wan)