Simulasi dan Demo untuk Penggunaan Aplikasi Siwaslih 2024
NABIRE - Simulasi Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslih) dan simulasi terpadu pengawasan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dalam rangka pemilihan serentak tahun 2024.

NABIRE - Simulasi Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslih) dan simulasi terpadu pengawasan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dalam rangka pemilihan serentak tahun 2024.
Dikatakan perwakilan pihak pengembang Siwaslih 2024, Raihan Ramadhan, ketika ditemui di Taman Gizi, Senin (28/10/2024), kegiatan hari ini simulasi dan demo bagaimana penggunaan aplikasinya, mulai masa tenang sampai dengan proses pengumutan suara, hingga rekapitulasi suara dari tingkat TPS, desa kelurahan dan tingkatan keatasnya, kecamatan maupun provinsi.
"Untuk peserta saya apresiasi semangatnya, karena dari pagi antusias semua, cuma kendalanya yaitu adalah kita tidak ada layar proyektor dan agak lebih sulit memvisualisasikan masalah-masalah atau penggunaannya kepada peserta, mungkin agar lebih baik kalau ada proyektor," ujarnya.

"Kita tadi sudah melakukan demo terkait daerah-daerah jaringan yang tidak ada jaringan, diaplikasi kita ini sudah bisa melakukan pelaporan tanpa jaringan, pada saat tidak ada jaringan kita tetap bisa melakukan pelaporan, nanti setalah ada jaringan otomatis akan mengirim," tambah dia.
Raihan Ramadhan berharap, setelah hasil simulasi ini, hasil yang dikirimkan oleh daerah Papua Tengah ini bisa sampai tingkatan luar biasa, kemarin sudah sampai 80%, harapan di Papua Tengah kedepan bisa sampai 100% semoga itu bisa terjadi dan terlaksana.
Di sisi lain perwakilan pihak pengembang Siwaslih 2024, Andhika Wicaksono mengatakan, semoga pengirimannya semakin masif dan pemilihan di Papua Tengah sendiri bisa berjalan dengan lancar.
Dan perwakilan pihak pengembang Siwaslih 2024, Muhammad Fikri Alfarizi menambahkan, selagi masih ada banyak waktu perbanyak buat latihan, karena masih ada banyak waktu agar semuanya berjalan dengan lancar.(edi)
Bagikan artikel ini



