NABIRE - Bertempat di Aula SD YPK Sion, Selasa (1/2/22) Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Zan Izak Petrus Sadi, S.Ip, MP membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 13 PKBM.

Sementara diketahui secara umum di Kabupaten Nabire ada 24 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Namun hanya 13 PKBM yang dapat mengikuti kegiatan Bimtek.

Bimtek yang berlangsung selama satu hari ini dengan tujuan adanya keseragaman penilaian pembelajaran pada kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan bagi lembaga PKBM tahun 2022.

Dalam sambutan Sekertaris Dinas Pendidikan mengatakan, PKBM merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang legal dan hasil lulusannya memiliki ijazah yang legalitas hukumnya sah.

Dimana semenjak negara mengakui berdirinya PKBM, banyak anak yang memiliki kesempatan menempuh pendidikan di lembaga PKBM karena tidak menyelesaikan pendidikan di pendidikan formal.

Untuk itu selaku sekertaris Dinas Pendidikan mengharapkan anak-anak yang menempuh pendidikan di lembaga PKBM harus diberikan kesempatan yang sama guna mendapatkan pengetahuan. Karena untuk mencerdaskan anak–anak bangsa merupakan tugas dan tanggung jawab negara dan untuk mencerdaskan anak-anak negeri ini, kita kembali pada manajemen pimpinan yang ada di daerah ini.

“Sering saya melihat, kita orang–orang Dinas Pendidikan dapat melihat PKBM hanya dengan sebela mata bukan dengan pemberian rekomendasi ijin tempat belajar, kadang kita pikir sudah cukup. Dan kadang Dinas Pendidikan beranggapan dengan rekomendasi dianggap tugas dinas sudah selesai. Tetapi ada banyak beban tugas PKBM yang hingga saat ini belum diselesaikan,” ujarnya.

Karena PKBM terus bekerja menyiapkan generasi bangsa anak-anak masyarakat di daerah ini. Kalau bicara anak bangsa, kita kembalikan kepada negara. Kalau bicara anak negeri ini, maka kembalikan pada pemimpin negeri ini. (des)