Samsat Targetkan Pencapaian Pajak Tahun Ini 33 Miliar
NABIRE - Untuk menunjang kemajuan daerah di Kabupaten Nabire dalam hal ini lewat penerimaan dari sektor pajak yang menjadi salah satu pendapatan daerah kini kian dimantapkan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Nabire Abner Karubaba, saat ditemui Kamis (24/3),
Bagikan
NABIRE - Untuk menunjang kemajuan daerah di Kabupaten Nabire dalam hal ini lewat penerimaan dari sektor pajak yang menjadi salah satu pendapatan daerah kini kian dimantapkan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Nabire Abner Karubaba, saat ditemui Kamis (24/3), di ruang kerjanya mengatakan, rencana kedepan tahun 2017 ini Samsat Nabire menargetkan pencapaian tagihan lewat pajak, sebesar 33 Miliar (M).
Sedangkan menyelesaikan masalah pembayaran pajak, kata Abner, itu pun harus kita kejar diakhir tahun 2017 nanti. “Soal untuk mematangkan hal seperti ini, saya butuhkan kerjasama dengan pihak kepolisian yang sudah dikondisikan oleh gubernur melalui Kepala Dinas untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan hanya kabupaten saja tetapi seluruh Papua,” terang Abner.Dengan adanya dana anggaran, kami ditargetkan 1 triliun untuk kepala dinas, lalu diserahkan ke setiap Samsat, termasuk di kabupaten Nabire kurang lebih 33 miliar sekian yang harus kita kejar sampai akhir tahun 2017.Tapi kemarin, tambah setelah dilantik dan serah terima jabatan di kantor Badan Pengelola Pendapatan Daerah Propinsi Papua lewat kepala bagian, beliau (gubernur) memberikan jangka waktu kita sampai dengan bulan November. Target di bulan November itu sudah harus mencapai target sebesar 33 M sekian itu termasuk Samsat di Nabire.Abner menjelaskan, sebesar 33 M itu untuk Samsat Nabire saja, sedangkan untuk Samsat di daerah lain ada juga seperti ditargetkan. “Oleh sebab itu paling tidak 3 tungku yang ada di Dispenda, Kepolisian Resor, Jasa Raharja dan Samsat Dispenda harus kerja sama untuk bagaimana pajak itu tercapai,” ucapnya. “Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian atau Lantas dan Pemkab untuk sama-sama mengingatkan para wajib pajak terlebih penunggak pajak agar bisa sadar,” tegasnya, kami mengigatkan bahwa ini juga merupakan program pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur untuk kabupaten itu sendiri.Dengan adanya kerja sama di antara semua pihak, pihak Samsat akan mengadakan sweeping atau sosialisasi dengan masyarakat untuk kesadaran membayar pajak. Selain itu juga, untuk alat berat juga harus mengacuh terhadap aturan yang ada, karena itu salah satu PAD yang besar. “Dengan itu memantapkan program pencapaian tersebut, kami harus melalui sosialisasi dengan cara memediasi untuk kita dedikasikan bagaimana cara masa depan pajak di Nabire,” ucapnya. Data sementara di bulan Maret daya beli kendaraan di Nabire sekitar 37 unit, masing-masing untuk kendaraan roda empat 2 unit dan kendaraan roda 2 sebanyak 35 unit. “Jadi saya harapkan kepada para pengguna kendaraan dan para pengusaha yang mempunyai alat-alat berat segera untuk membayar pajak. Kami akan melakukan sweeping demi menertibkan pembayaran pajak di daerah ini,” harapnya. (ris)
Bagikan artikel ini



