NABIRE – Ratusan peserta terima pembekalan pengetahuan berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Nabire, untuk mengetahui cara Perhitungan Pajak Daerah. Kegiatan dilaksanakan di Aula BPPRD Nabire, Rabu, (9/11) kemarin.  Pada sesi Bimtek tentang program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur yang menghadirkan dua narasumber dari BPKP Perwakilan Propinsi dengan paparannya berjudul ‘Perhitungan Pajak Daerah’. Para peserta Bimtek mengakui sangat luar biasa, akhirnya kami bisa mengemban ilmu dari ajaran Bimtek dari BPKP perwakilan propinsi yang diselengarakan BPPRD Nabire, demikian yang dikatan, Rudi Tonapa, jabatan sebagai Kabid Pajak Bumi Bangunan. Lanjut Rudi, pelajaran Bimtek sangat penting bagi kami, saat melaksankan tugas di lapangan dan cara perhitungan akhirnya kami bisa hasilkan yang lebih baik. Hasil yang dipaparkan oleh BPKP Perwakilan Propinsi Papua, sesuai aturan yang ada dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. “BPPRD menggelar Bimtek, kami mewakili teman-teman akhirnya bisa memetik hasil yang diajarkan oleh BPPK perwakilan propinsi, mulai dari segi aturan, tata cara perhitungan dan di lapangan. Dengan harap apa yang diajarkan oleh narasumber dari propinsi bisa diterapkan di lapangan supaya tidak salah paham tentang perhitungan pajak di daerah,” tegasnya. Ditempat yang sama, Sekrataris UPTD Valdano Wambrauw  juga menambahkan, hasil Bimtek yang diperoleh sangat luar biasa. Mulai dari perhitungan pajak, arahan dan cara menyampaikan kepada masyarakat akhirnya bisa menambah ilmu dari kedua narasumber BPKP perwakilan propinsi Papua. “Ilmu yang kami dapat dari kedua sumber, merasa bahwa begitu besarnya pelajaran materi yang harus kami terima sangat membuka wawasan kami dan para peserta. Apa yang diajarkan oleh BPKP, kami menyampaikan ke UPTD Wanggar dan kami terus terapkan. Bimtek ini sangat penting bagi kami, mulai dari staf dan honorer supaya lebih memahami soal perhitungan retribusi pajak dan wajib pajak,” urai Valdano.  Untuk itu, mereka berharap kiranya dapat ditingkatkan tentang perpajakkan, retribusi dan PAD demi pembangunan Kabupaten Nabire. “Jika kita saling dorong dan kerjasama yang baik, maka semua akan menjadi lebih baik. Di tahun yang akan datang kami semua bisa lebih baik dari pada sebelumnya, apa yang diajarkan oleh BPKP perwakilan propinsi kita harus terapkan dengan baik pula,” ujarnya.(ris)