Rapat Paripurna Perdana Bahas APBD 2025 Papua Tengah
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah (eksekutif) menggelar Rapat Paripurna Perdana di Gedung DPR Provinsi Papua Tengah, di Nabire.

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah (eksekutif) menggelar Rapat Paripurna Perdana di Gedung DPR Provinsi Papua Tengah, di Nabire. Rapat ini menjadi tonggak awal pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Dalam rapat yang dihadiri oleh Penjabat Gubernur, Ketua Sementara DPR Provinsi Papua Tengah dan anggota DPR Provinsi Papua Tengah berbagai pandangan dan usulan disampaikan terkait rancangan APBD 2025.
Penjabat Gubernur, Anwar Harun Damanik.,S.STP., MM dalam pidatonya, menyampaikan gambaran umum kondisi keuangan daerah dan proyeksi pendapatan daerah tahun depan. Ia juga menjelaskan prioritas pembangunan yang akan difokuskan pada tahun anggaran 2025, beberapa program prioritas pembangunan, yakni pertama sarana dan prasarana, kedua Asta Cita yang dari RPJMD Nasional misalnya, swasembada pangan. Ada makan bergizi gratis, pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, peningkatan kualitas Pendidikan dan kesehatan.

"Pendapatan Daerah Provinsi Papua Tengah tahun anggaran 2025 sebesar Rp3.881.272.091.833,00 (tiga triliun delapan ratus delapan puluh satu miliar dua ratus tujuh puluh dua juta sembilan puluh satu ribu delapan ratus tiga puluh tiga rupiah )," kata Anwar Harun di Gedung DPRP Papua Tengah, Senin (30/12/2024).
Anwar Damanik menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam proses pembahasan APBD. Ia mengajak seluruh anggota DPRD untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyusun APBD yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu poin penting yang menjadi sorotan dalam rapat paripurna, yakni alokasi anggaran untuk sektor kesehatan, pendidikan, peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dan upaya mengatasi stunting.
Selain itu, Ketua Sementara DPRP Papua Tengah, Maksimus Takimai mengatakan, bahwa rancangan APBD 2025 yang telah disepakati merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Ia berharap APBD 2025 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
Rapat paripurna ini diharapkan menjadi momentum bagi Provinsi Papua Tengah untuk terus membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Maksimus menyampaikan pada rapat paripurna membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) TA 2025, menekankan pentingnya agar seluruh program dan kegiatan yang tertuang dalam RAPBD tersebut disusun secara sistematis, terukur dan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Papua Tengah. (sam/amd)
Bagikan artikel ini



