NABIRE - Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boru (PSSSIB) Kabupaten Nabire, Minggu (20/03/22) menggelar arisan rutin bulan Maret 2022, pukul 11.00 WIT di Pantai Wisata Sawado, Distrik Teluk Kimi. Arisan rutin bulanan yang dilaksanakan Keluarga Besar PSSSIB Nabire merupakan suatu rangkaian kegiatan program tetap dari Pengurus PSSSIB di Minggu Ketiga bulan berjalan. 

Arisan Keluarga Besar PSSSIB Nabire juga sebagai wujud dari kekompakan, kesolidan dan ajang silaturahmi antar anggota PSSSIB Nabire. Pertemuan yang dilaksakan setiap sebulan sekali ini adalah bukan hal yang baru di Kumpulan PSSSIB Nabire. Karena, bagi orang Batak pada umumnya, merantau sudah menjadi budaya turun temurun dari Suku Batak sendiri, bagi orang Batak sendiri merantau, umumnya mereka akan menetap seterusnya di daerah rantau. Bahkan, banyak orang Batak yang sudah merantau hingga ke Papua, khususnya di Kabupaten Nabire. 

Ketua Kumpulan PSSSIB Nabire, Hendra Simanjuntak, ST., MT mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya pertemuan atau yang akrab di Suku Batak perantauan disebut arisan Punguan (Kumpulan Marga) adalah salah satunya untuk mempererat tali silaturahmi antara anggota Kumpulan PSSSIB Nabire. selain itu, dengan adanya pertemuan tatap muka sebulan sekali ini, menambah kekompakan, kesolidan dan keharmonisan antara sesama anggota PSSSIB dan pada umumnya kepada seluruh warga masyarakat Nabire, maupun kepada Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN).

“Disamping kita menggelar Arisan Punguan, kami (PSSSIB red) juga memberikan sumbangsih aksi spontanitas dari warga PSSSIB kepada GKI Paulus Sawado untuk bisa membantu kelangsungan pembangunan Gereja GKI Paulus Sawado ini, karena ini untuk membangun Rumah Tuhan butuh sumbangsih dari siapapun, tanpa harus membedakan status sosial orang yang datang ke Pantai Sawado ini,” ungkapnya. 

Lanjutnya, dengan adanya partisipasi dari setiap warga masyarakat yang datang berekreasi ke Pantai Sawado ini, secara tidak langsung para pengunjung ini juga ikut membantu memberikan sumbangsih positif untuk kelangsungan pembangunan di Gereja GKI Paulus Sawado ini, mudah-mudahan kedepan, banyak warga masyarakat yang bisa ikut berpartisipasi untuk memajukan Gereja ini.             

Dirinya selaku Ketua PSSSIB Nabire berharap, agar kekompakan, kesolidan, serta keharmonisan di antara anggota PSSSIB Nabire dapat terus di pertahankan, dijaga dan tetap melestarikan adat istiadat budaya Suku Batak sampai ke anak cucu, dimanapun kita berada. (cad)