Polres Nabire Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ojek Belakang RSUD
NABIRE - Sejumlah kasus tindak pidana umum, seperti kasus pembunuhan ojek yang beberapa waktu lalu terjadi di wilayah hukum Polres Nabire, sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka.

NABIRE - Sejumlah kasus tindak pidana umum, seperti kasus pembunuhan ojek yang beberapa waktu lalu terjadi di wilayah hukum Polres Nabire, sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka.
“Memang dari segi kejadian kasus ojek, yang sudah teridentifikasi itu adalah kasus penikaman ojek yang terjadi di belakang rumah sakit atau KPR, itu sudah ada identitas pelaku. Dan pada saat dilakukan penggerebekan di lokasi, yang bersangkutan (tersangka, red) kabur, tetapi motornya kami dapat. Dan sementara dalam pengejaran oleh Polres Nabire,” ujar Kapolres Nabire, AKBP. I Ketut Suarnaya, SIK, SH saat berjumpa dengan insan Pers dalam pertemuan coffee morning bersama Kapolres Nabire dan insan pers di wilayah Nabire, Rabu (26/07/23), di Aula Wichaksana Leghawa.
Menurutnya, untuk mengungkap kasus tersebut, Polres Nabire mengalami sejumlah hambatan dan kendala, karena minimnya informasi. Namun, bukan berarti Polres Nabire tidak bekerja. Harapannya pelaku bisa cepat ditemukan. Polres Nabire sudah mengantongi identitas pelaku atau tersangka kasus pembunuhan ojek yang berlokasi di belakang RSUD Nabire.
“Informasinya pelaku saat ini lari ke arah gunung, sehingga Polres Nabire masih terus berupaya untuk terus mengejar pelaku. Dan untuk kasus pembunuhan ojek di lokasi yang lain, kami masih terus berupaya untuk mengungkap perkara ini. Ini tidak bisa kita tentukan kapan bisa tertangkap. Karena informasi-informasi baru, bukti baru, saksi baru, terus kami dapatkan. Bahkan, mungkin ada hubungan dengan kasus-kasus sebelumnya. Ini yang menjadi rujukan untuk menetapkan suatu tindak pidana,” ungkapnya.
Dirinya berharap dalam waktu tidak lama, para pelaku pembunuhan terhadap ojek di wilayah hukum Polres Nabire, yang terjadi di sejumlah titik dapat diungkap. Dan pelaku dapat ditangkap, sehingga warga masyarakat Nabire merasa ada kenyamanan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. (cad)
Bagikan artikel ini



