PKB Papua Tengah Targetkan Raih 4 Kursi di Pileg 2024
NABIRE - Menuju Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki strategi untuk bisa meraih kursi di DPRD Provinsi Papua Tengah. PKB pada Pileg 2024 mendatang mentargetkan memperoleh 4 kursi di tingkat provinsi. Sementara di tingkat kabupaten juga telah ditagetkan lebih dari itu di masing-masing kabupaten.

NABIRE - Menuju Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki strategi untuk bisa meraih kursi di DPRD Provinsi Papua Tengah. PKB pada Pileg 2024 mendatang mentargetkan memperoleh 4 kursi di tingkat provinsi. Sementara di tingkat kabupaten juga telah ditagetkan lebih dari itu di masing-masing kabupaten.
Demikian dikatakan Ketua DPW PKB Provinsi Papua Tengah, Agus Kogoya, S.Ip, M.Si, saat Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKB, Sabtu (30/9/23) di Auditorium LPP RRI Nabire.
Untuk meraih kursi DPRD di provinsi maupun di tingkat kabupaten, Ketua DPW PKB bersama 8 Ketua DPC PKB punya strategi yang telah disiapkan dan sudah dimulai persiapannya. Untuk menjawab target 4 kursi, pihaknya serahkan pergumulan ini kepada Tuhan. Dan untuk mencapai kemenangan tentuhnya ada dua hal yang yang harus dipenuhi, yaitu finansial dan strategi.
Sebab 4 kursi yang ditargetkan PKB pada Pileg 2024 merupakan hal wajib yang harus didapatkan. Karena secara urutan partai di Pemilu, PKB berada pada nomor urut peratama. Maka hasil kursi di DPRD Provinsi Papua Tengah juga harus yang pertama.
“Segala sesuatu menuju Pileg 2024 mendatang telah dipersiapkan oleh PKB. Ibarat kita mau perang harus persiapkan panah dan busur yang baik agar nantinya kita tidak kalah perang,“ ujarnya.
Ditambahkan Sekertaris DPW PKB Papua Tengah, Sigit Triyantoro, S.Hut, PKB perhitungan maksimal 7 kursi untuk Provinsi Papua Tengah dan 40 kursi untuk kabupaten. Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya sudah memiliki 22 kursi untuk kabupaten dan itu maksimal. Artinya, kita punya target dari 22 dan akan ada peningkatan sampai angka 40.
Terkait Pemilu dengan system noken, Ketua DPW PKB Papua Tengah, Agus Kogoya, S.Ip, M.Si mengatakan, Sistim Noken ini bukan karang–karang di jalan dan sudah berlaku. Sistim Noken ini sudah diakui oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan KPU RI dan PKB sangat mendukung penuh dengan Sistim Noken karena mengingat distrik–distrik yang belum bisa ditempuh ke sana. (des/rob)
Bagikan artikel ini



