Pj Gubernur Ajak Semua Saling Bersinergi di Pemerintahan Papua Tengah
NABIRE – Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP.,MM, di Aula Kantor Gubernur menyampaikan beberapa poin penting untuk saling bersinergi dalam mendukung proses kinerja pemerintahan di Daerah Otonom Baru (DOB) yang selama ini sudah dikerjakan oleh Pj Gubernur Ribka Haluk sebelumnya.

NABIRE – Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP.,MM, di Aula Kantor Gubernur menyampaikan beberapa poin penting untuk saling bersinergi dalam mendukung proses kinerja pemerintahan di Daerah Otonom Baru (DOB) yang selama ini sudah dikerjakan oleh Pj Gubernur Ribka Haluk sebelumnya.
Pj Gubernur Papua berharap kedepan apapun yang dilakukan perlu sinergi dan selama ini seluruh kegiatan Forkopimda, tokoh masyarakat, kepala suku, FKUB, seluruh khalayak ramai di seluruh Provinsi Papua Tengah. "Sejauh ini kami menilai kita tampil solid. Memang saat ini dinamika yang terjadi itu biasa, selama dalam batas kewajaran, namanya pesta demokrasi, tetapi kita juga tetap menjaga kebersamaan kita, jangan karena perbedaan pilihan kita sendiri, menjadi bertengkar diantara kita dan perintah dari bapak menteri netralitas," katanya.
Netralitas dalam pelaksanaan Pilkada saat ini, dirinya menggarisbawahi, karena merupakan ASN yang undang-undang sudah ada. "Jadi disambutan saya yang pertama, ketika menjabat sebagai penjabat gubernur, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, bahwa kepemimpinan dari saya, kita harus netral," tegasnya.
"Mari kita dukung proses tahapan yang berjalan, siapapun pemenangnya, itulah yang terbaik yang akan memimpin kita nanti periode 2024 sampai 2029. Ini pokok utama, hal lain yang menjadi perhatian pemerintah pusat, yang tentunya dalam waktu dekat akan ada transisi dari DOB ke definitif. Kita bapak/ibu khususnya pimpinan OPD, mohon diperhatikan, percepatan dari realisasi APBD," tambahnya.
Yang kedua penyusunan APBD 2025 harus tampil solid arahannya sudah ada, mungkin dari APBD kemarin masih menyesuaikan dengan yang lama, tetapi dengan apa yang sudah dijelaskan di Jakarta nanti akan duduk bersama lagi.
"Visi misi yang kita kejar adalah, dari presiden dan wakil presiden terpilih yang diturunkan nanti di visi misi gubernur dan wakil gubernur terpilih. Beberapa hal lainnya yaitu bagaimana, DPRK yang saat ini sedang berproses, dan mari kita tampil solid, dan pelantikan DPRP dalam waktu dekat kalau sesuai jadwal kita tanggal 6 November bila perlu kita sampaikan pada saat ini," urainya.
"Ini beberapa hal dan saya juga perlu mengucapkan apresiasi terimakasih saya sangat mendalam kepada ibu mantan penjabat gubernur, yang mana saat ini menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri, kita tahu bagaimana cara kerja keras beliau, bagaimana komitmen beliau, bagaimana keibuan beliau, membawa kita selama dua tahun, semoga kebersamaan kita di bawah kepemimpinan ibu, saya dan kita untuk bersama selesaikan agenda-agendanya sekarang ini," tandasnya.(feb)
Bagikan artikel ini



