DEIYAI – Penjabat (Pj) Bupati Deiyai, Drs F.X. Mote, M.Si, memberikan apresiasi kepada pihak gereja atas pelaksanaan sejumlah kegiatan bagi anak–anak sekolah minggu dari 6 klasis, salah satu diantaranya  pelaksanaan kegiatan pawai keliling penanggulangan bahaya Miras, Narkoba, seks bebas, isap lem aibon dan masalah sosial lainnya, karena bermanfaat bagi anak–anak usia dini. “Pihak gereja sangat luar biasa, tak ketinggalan dalam memainkan perannya dalam mendorong dan menyelamatkan anak-anak usia dini dari berbagai belenggu persoalan sosial, diantaranya masalah bahaya Miras, Narkoba, seks bebas, isap lem aibon dan masalah sosial lainnya, yang telah merajarela di kalangan muda di masyarakat di masa saat ini,” kata PJ Bupati Deiyai ketika menghadiri acara ibadah penutupan pawai penanggulangan bahaya Miras, Narkoba, isap aibon, sex bebas dan lainnya yang dilakukan anak-anak sekolah minggu dari 6 klasis, tingkat klasis Deiyai yang dipusatkan di Waghete, Jumat (20/10/2018). Lanjutnya, melihat dan menyikapi kondisi buruk yang sedang menghantui di kalangan anak–anak muda, bukan hanya peran dari pemerintah daerah saja, tetapi peran dari pihak gereja juga pihak lain sangat penting, untuk  bersama–sama memperhatikan kondisi buruk yang melanda di kalangan anak-anak muda ini guna menyelamatkan dan mendorong mereka sebagai generasi penerus keluarga, gereja, masyarakat dan pembangunan masa depan. Jika, tambahnya, peran dari semua pihak maka tingkat persoalan sosial seperti bahaya Narkoba dan Miras akan menurun dan anak-anak pun akan  menghindari diri dari bahaya konsumsi Miras, Narkoba dan hal-hal negatif  lainnya. Oleh sebab itu, penjabat bupati berharap kepada pihak gereja, terus mendorong anak–anak melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan pawai dan lainnya yang dilaksanakan, karena melalui kegiatan kerohanian akan  membina, mendorong, melatih anak-anak usia dini untuk menangkan anak dan menyelamatkan generasi muda sesuai dengan sorotan tema yang diambil. Sesuai tema tersebut, menurutnya, dalam membina dan mendorong anak kearah lebih cerah, dari awal kalau tidak ada peran gereja dan peran orang tua  untuk membina dan mendorong anak-anak usia dini maka anak–anak akan cepat terjerumus dalam hal-hal negatif. “Saat ini banyak anak-anak sudah terjerumus mengkonsumsi Miras, Narkoba dan lainnya, sehingga banyak anak sudah putus sekolah,” ujarnya.  Untuk itu, Pj Bupati mengajak kepada semua pihak, baik pihak gereja, pihak orang tua dan pihak lain, stakeholder yang ada di Deiyai untuk terus membina, mendorong anak-anak dari usia dini melalui berbagai bentuk  kegiatan pembinaan, dorongan, motivasi dan nasihat agar masa depan mereka juga akan lebih baik dan dapat berguna bagi banyak orang. Bupati juga mengajak anak-anak, sesuai kutipan alkitab, bahwa ‘Biarlah anak-anak datang kepada Yesus, karena kalianlah yang empunya kerajaan surga. “Saya berpesan kepada anak–anak rajin ke gereja dan rajin ikut,  nasihat orang, dengar apa yang disampaikan orang tuamu.  Mari satukan langkah,  pemerintah  bersama berbagai pihak lainnya menyelamatkan anak-anak dari berbagai masalah sosial karena masa depan ada di pundak mereka,” ajaknya. (henbob)