Gubernur Apresiasi TNI, Kodam XXIX/Mamruk Jadi Kekuatan Baru Papua Tengah
“Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada TNI atas seluruh pelayanan pengabdian, melayani masyarakat tanpa pamrih untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujar Meki Nawipa.

NABIRE - Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Apresiasi tersebut disampaikan Meki Nawipa dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Nabire, Senin (5/10/2026). Meki mengatakan, pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat layak mendapatkan penghargaan, terlebih karena tugas tersebut dijalankan hingga ke berbagai pelosok, termasuk di wilayah Papua Tengah.
“Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada TNI atas seluruh pelayanan pengabdian, melayani masyarakat tanpa pamrih untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujar Meki Nawipa.
Ia bahkan membandingkan bentuk penghargaan terhadap prajurit TNI dengan budaya di Amerika Serikat yang mengenal ungkapan “Thank you for your service” sebagai bentuk penghormatan kepada aparat keamanan dan militer yang telah mengabdikan diri kepada bangsa.
Menurut Meki, semangat serupa penting dibangun di Indonesia sebagai bentuk penghargaan terhadap prajurit TNI yang terus menjalankan tugas menjaga keamanan, membantu masyarakat serta menjaga keutuhan NKRI.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai pekerjaan dan pembangunan yang dilakukan saat ini merupakan investasi bagi generasi mendatang.
“Apa yang kita kerja hari ini akan dinikmati oleh anak cucu kita ke depan. Selamat ulang tahun TNI yang ke-81, tetap jaya ke depan untuk membangun, menolong, dan mengayomi masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Pernyataan tersebut kemudian ditutup dengan pekikan ‘Merdeka!’ yang disambut antusias oleh para tamu undangan dan peserta perayaan.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., menegaskan peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar agenda seremonial.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI, menghormati jasa para pendahulu, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Momentum HUT ke-81 TNI ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian TNI, menghormati jasa para pendahulu, serta meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Brigjen TNI Vivin Alivianto.
Dalam perayaan tersebut, Danrem juga menyoroti pengukuhan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru. Salah satunya adalah Kodam XXIX/Mamruk yang berkedudukan di Papua Tengah.
Nama Mamruk diambil dari burung khas Papua yang dikenal memiliki karakter anggun dan menjadi simbol kepemimpinan di udara.
Jabatan Panglima Kodam (Pangdam) XXIX/Mamruk dipercayakan kepada Mayor Jenderal TNI Aminton Manurung.
Pembentukan Kodam XXIX/Mamruk menjadi bagian dari peresmian enam Kodam baru yang mencakup wilayah Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Papua Tengah.
Brigjen TNI Vivin Alivianto juga menekankan pentingnya komunikasi, kebersamaan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.
Menurutnya, keberagaman suku, agama dan budaya di Papua Tengah harus terus dirawat melalui komunikasi dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian HUT ke-81 TNI di Nabire diawali dengan upacara, kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran dan ramah tamah bersama purnawirawan, veteran, prajurit TNI serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire.

Acara syukuran juga diisi dengan pemotongan tumpeng, panggung prajurit, serta pembacaan hasil perlombaan yang digelar dalam rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI.
Kehadiran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, purnawirawan, veteran dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperkuat hubungan TNI dan rakyat di Papua Tengah.
Momentum HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pengabdian, persatuan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat tetap menjadi kekuatan penting dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya di Tanah Papua. (luk)
Bagikan artikel ini



