Pilkada Papua Tanpa Kekerasan dan Konflik
JAYAPURA,- Gong pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah untuk 1Provinsi dan 7 Kabupaten di Provinsi Papua telah ditabuh KomisiPemilihan Umum
Bagikan
JAYAPURA,- Gong pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah untuk 1Provinsi dan 7 Kabupaten di Provinsi Papua telah ditabuh KomisiPemilihan Umum (KPU)di halaman Kantor Gubernur di Dok II JayapuraSabtu (24/2).Sebanyak enam poin disampaiikan oleh Ketua KPU Adam Arisoy dan diikuti2 pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur Papua bersama parabupati dan wakil bupati dari 7 kabupaten, serta pelepasan balonperdamaian berwarna merah putih dan biru kuning oleh pasangan LukasEnembe – Klemen Tinal dan John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae.Selama tiga bulan kedepan para kontestan putra – putri terbaik diwilayah bumu cenderawasih ini akan menyampaikan visi dan misinya untukmenarik simpati masyarakat untuk memilih mereka.Komisoner KPU Republik Indoneaia Evi Ginting menegaskan semuakontestan arus bisa memastikan kampanye di Bumi Cenderawasih berjalandamai tanpa kekerasan dan konflik.“Kami KPU RI tidak ingin mendengar ada konflik yang terjadi. MomentumPilkada damai harus ditanamkan seluruh masyarakat Saling menghormatidan santun. KPU lebih mengutamakan kampanye yang dialogis,”tukasnya.Hal ini agar dalam pilkada ini pasangan calon bisa dimengertirakyatnya. Apa yang ditawarkan para calon kepala daerah untuk Papua dimasa datang. “Apakah aku Papua bisa diwujudkam bersama sama. Kami jugameminta pendukung untuk bisa saling menghargai diantara sesamapendukung baik gunung dan pesisir,”tegasnya.KPU RI juga akan memastikan apakah pemilu di 7 kabupaten ini berjalandengan Langsung Umum Bebas dan Rahasia (LUBER) “Damai di Tanah PapuaPemilih berdaulat negara kuat,”ucapnya.Diketahui selain pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua ada jugaPilkada di 7 kabupaten diantaranya Biak Nimfor. Jayawojaya, MamberamoTengah, Mimika, Puncak, Deiyai dan Paniai. Jangan Gunakan FasilitasNegaraSementara itu Wakapolda Brigjen Pol Yakobus Marzuki mengatakankepolisian menghendaki dan berupaya membuat komitmen damai. “Kamisudah sampaikan kepada para tokoh agama dan masyarakat . Untuksampaikan komitmen pilkada damai,”tuturnya.Ada enam faktor yang harus diingat para kandidat yakni KPU dan Bawasluharus independen dan hal ini harua dijaga. Kedua TNI/Polri harusmenjaga netralitas.Tiga Pemerintah daerah juga tidak kalah pentingnya untuk tidakmenggunakan fasilitas negara di masa kampanye.Empat para calon timses untuk tidak mengerahkan massa selamakampanye. Jika ada konflik maka harus diselesaikan sesuai aturan.Kelima komitmen dari media juga harus seimbang dalam pemberitaan.Keenam aparat kepolisian juga meminta dukugan kepada seluruh pemantauuntuk dukung pilkada bermartabat dan demokratis. “Kita akan berdayakanLSM Ormas untuk mencegah money politic,”akunya.Aparat kepolisian juga akan mengedepankan Bawaslu untuk menjaganetralitas. “Kapolda bersedia menjadi fasilitator bila adapelanggaran. Segera laporkan apabila ada oknum Polri yang bermaindalam pilkada,”ucapnya.Selain itu juga Kapolda juga sudah memerintahkan untuk dilakukanpengawalan untuk semua komisioner KPU dan Bawaslu serta para calonkepala daerah. untuk menjaga keamanan mereka. “Kami juga lakukanpengamanan kepada calon. Bila belum ada yang dikawal. Kami memintauntuk laporkan. Kami akan lakukan pengamanan secara optimal,”janjinya.Pangdam diwakili Kasdam Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Kantiasaberharap agar Pilkada di Papua berjalan dengan aman nyaman dan damai.“Pengamatan dari pusat kita di Papua di prediksikan akan terjadi hal -hal yang tidak diinginkan konflik. Tetapi ini semua dikembalikankepada masyarakat Papua apakah mau damai atau tidak,”tuturnya.Saat ini di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo pembangunan di tanahini sudah bukan lagi Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris.Termasuk Papua menjadi perhatian. “Presiden Jokowi sangat peduliPapua. Bisa kita lihat selama menjabat sebagai presiden sudah 8 kalibeliau datang kesini,”kata Kasdam.Dikesempatan itu Kasdam juga menegaskan bahwa tugas TNI membantupemerintah daerah dan juga memback up polri untuk menjaga keamanan.“Laksanakan pesta demokraai dengan gembira. Dengan komitmen bersamauntuk menjalan secara damai maka itu harus dilaksanakan,”tukasnya.
Bagikan artikel ini



