Pendidikan Yang Mencerdaskan
Oleh Ernest Pugiye Pendidikan sesungguhnya merupakan suatu proses kecerdasan generasi bangsa Indonesia. Bahkan kecerdasan anak bangsa melalui pendidikan yang mencerdaskan ini pun mualai semakin menjadi dambaan dan harapan bersama. Hal demikian tentunya menjadi harapan dan
Bagikan
Oleh Ernest Pugiye
Pendidikan sesungguhnya merupakan suatu proses kecerdasan generasi bangsa Indonesia. Bahkan kecerdasan anak bangsa melalui pendidikan yang mencerdaskan ini pun mualai semakin menjadi dambaan dan harapan bersama. Hal demikian tentunya menjadi harapan dan kerinduaan generasi bangsa Papua di masa kini pula.
Harapan generasi bangsa Papua akan pendidikan yang mencerdasakan jauh berbeda dari kenyataan kehadiran dan proses pendidikan Papua. Makana terdalam bagi anak-anak Papua, pendidikan memang hadir untuk mengarahkan mereka kepada proses pencerdasan bangsa. Juga pendidikan media pencerdasan yang mencakup eksistensi generasi bangsa dalam seluruh aspek kehidupan. Namun system pendidikan di Papua justru diwarnai dengan proyek finasial, kekerasan dan diskrimanasi yang paling hebat bagi generasa bangsa.
Akibatnya, generasi bangsa Papua dalam konteks pendidikan mulai semakin terekploitasi dari harapan ideal. Seperti sebelumnya, sekarang, pendidikan yang melahirkan kecerdasan integritas diri generasi baik kecerdasan intelektual, kecerdasan, mental, moral maupun kecerdasan social dan lingkungan hidup bagi generasi bangsa Papua sudah masih belum dibangun secara sistematis oleh pemerintah dalam membangun Papua. Pembangunan Papua dalam konteks pendidikan masih bernuansa kekerasan dan konflik yang semakin hebat. Hak-hak mereka atas pendidikan masih belum lagi dipenuhi oleh pemerintah dengan menerapkan system pendidikan penuh kebobrokan. Di sinilah ada banyak anak-anak Papua telah mengalami kerusakan intelektual, mental dan kerusakan fisik secara fundamental, meskipun pendidikan diharapkan sebagai media pengharapan dan jalan pencerdasan bersama.
Subtansi kecerdasan
Selain pendidikan sebagai, jalan, mendia dan suatu proses pencedasan, pendidikan Papua juga sebagai hal yang teramat penting bagi generasi Papua dalam membentuk integritas generasi bangsa. Dikatakan teramat penting karena aspek pendidikan ini sudah menyangkut seluruh seluk-beluk kehidupan manusia dalam segala aspek. Pendidikan ini sudah lekat melekata dalam kedaulatan martabat setiap anak bangsa. Ada benih-benih pendidikan dalam setiap diri manusia sehinggai setiap mereka ini mulai dapat terbebaskan dari masalah dan konflik dalam segala aspek. Maka jika tanpa adanya pendidikan, sama halnya dengan tidak adanya manusia Papua. Karena itu, integritas bangsa ini dapat tercapai secara utuh hanya jika pemerintah dapat membentuk aspek intelektual, mental dan moral generasi bangsa secara seimbang melalui pendidikan yang mencerdaskan dan membebaskan.
Ketiga aspek ini akan dinyatakan secara menyeluruh apabila ada upaya bersama secara kreatif, inovatif dan kontekstual dari pemerintah, orang tua para peserta didik dan rakyat dalam suasana persaudaraan dan kasih. Dan upaya pendidikan yang semakin kreatif, inovatif dan kontekstual bagi generasi bangsa ini dapat dirumuskan, direnungkan dan dilaksanakan secara baik dan mendalam hanya pendidikan Papua mulai akan didasarkan pada budaya lokal yang mencakup nilai-nail dasar dan universal, kebutuhan asasi, keprihatinan mendasar, lingkungan social, ruang belajar dalam sekolah formal dan harapan generasi bangsa tersebut. Harus adanya upaya keistimewaan bagi generasi bangsa Papua dalam kehidupan pendidikan Papua. Inilah dimaksud seagai pendidikan yang mencerdaskan bagi generasi bangsa Papua.
Kedaulatan hak-hak generasi bangsa
Setiap generasi bangsa Papua sudah seharusnya dipenuhi hak mereka atas pendidikan. Seperti telah adanya pemenuhan hak secara baik bagi setiap generasi bangsa di pulau lain di Inodensia atas pendidikan, anak-anak Papua yang berlatar belakang etnis minoritas, termarginal dan eksploitatif ini juga mesti segera mulai dibebaskan, didayakan dan dibentuk melalui kehadiran pendidikan yang mencerdaskan dan membebaskan.
Kedaulatan hak generasi bangsa merupakan suatu kodrat kebebas yang dikonstruksikan oleh pemerintah secara bebas tanpa kepentingan politik sekularisme dan strukturalisme yang semakin bobrok. Konstruksi kedaulatan hak-hak generasi bangsa Papua ini mulai akan direalisasikan secara berimbang dan objektif dalam arti kebebasan yang makin mendalam ketika anak-anak Papua ini dididik, diajar dan dibina atas dasar prinsip-prinsi mendasar dan nilai-nilai universal. Prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai universal seperti keadilan, cinta kasih dan kejujuran serta kebebasan dan kebenaran mesti menjadi inspirasi dalam seluruh proses pendidikan yang mencerdaskan bangsa.
Atas dasar nilai-nilai pendidikan yang sedemikian, setiap peserta didik dan guru dituntut untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan kecerdasan bersama. Pendidikan Papua yang mesti dijadikan sebagai jalan kecerdasan yang menausiakan manusia yang lebih manusiawi. Perlu disimak secara baik dan mendalam bahwa pendidikan yang mencerdaskan bengsa seperti ini justru mengarahkan setiap peserta pada penemuan jati dirinya demi terciptanya masa depan bangsa yang cemerlang. Hal ini menantang setiap kita termasuk guru dan peserta didik untuk menemukan metode dialog yang harus dilaksanakan dan digunakan secara sistematis dalam seluruh dinamika pendidikan Papua. Dengan demikian, pendidikan Papua yang mencerdaskan bangsa dapat dinyatakan melalui dialog yang berbasis pada eksistensi budaya Papua. Oleh karena itu, pendidikan Papua yang bernuasa formalisme dan mengeksploitasikan eksistensi kedaulatan generasi bangsa sudah seharusnya segera didongkrak dengan menyatakan pendidikan yang mencerdaskan generasi monoritas dari Papua untuk mengangkat martabat dan emansipasi rakyat. Ini jalan terbaik guna menciptakan generasi bangsa Papua yang cerdas, tangkap dan bebas dari masalah Papua.
Penulis adalah Maha Siswa pada STFT ”Fajar Timur” Abepura
Bagikan artikel ini



