Penanganan Covid, Paslon YUDA Janji Masuk Program Prioritas 100 Hari Kerja
NABIRE - Terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang semakin meningkat di Kabupaten Nabire, bahkan hingga kini tidak diketa
NABIRE - Terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang semakin meningkat di Kabupaten Nabire, bahkan hingga kini tidak diketahui kapan akan berakhir, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Yufinia Mote, S.SiT dan H. Muhammad Darwis, berjanji ketika terpilih dan dikehendaki Tuhan serta masyarakat Nabire siap memasukan (menginput) kedalam 100 hari kerja pertama dan sebagai program prioritas.
Calon Bupati (Cabup) nomor urut 1, Yufinia Mote kepada sejumlah awak media, Rabu petang (21/10/2020) menegaskan, jika dirinya diijinkan dan direstu Tuhan serta masyarakat Nabire untuk memimpin Kabupaten Nabire yang majemuk ini, menyangkut penanganan pandemi corona akan menjadi program prioritas dalam penanganannya.
Ada beberapa program yang akan dilaksanakan nantinya, lanjut Cabup Nabire satu-satunya dari kalangan perempuan (kaum Hawa ini) mulai dari memperketat arus masuk keluar Kabupaten Nabire dan gencar mensosialisasi pola hidup sehat atau menerapkan 3M serta memaksimalkan pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat, dimulai dari tinggal paling bawah, keluarga, RT/RW, kampung (desa), kelurahan dan distrik.
Selain itu, tentunya mempersiapkan alat-alat kesehatan dalam penanganan kedalam yang lebih difokuskan pada perhatian dari/akan penyebaran pandemi yang semakin meluas untuk sesegera mungkin diantisipasi sejak dini, mulai dari bidang kesehatan (utama), pendidikan, ekonomi dan sosial serta bidang lainnya.
Terkait khusus penanganan di RSUD Nabire, lanjut Cabup Yufinia Mote, kita ketahui bahwa RSUD Nabire yang merupakan rumah sakit rujukan saat ini belum ada ruang isolasi atau perawatan khusus mengenai Covid-19, sehingga kedepan Paslon YUDA akan memprogramkan untuk menghadirkan ruang isolasi, dengan harapan ketika ada masyarakat dinyatakan positif hasil swabnya langsung dirawat disana.
Tetapi bila tidak ada sakitnya, seperti dikenal OTG lebih baik diisolasi mandiri yang tentunya akan disiapkan tempat khusus yang mendukung akan kesembuhannya.
Intinya, tegas Mama Mote panggilan akrabnya, jika diijinkan Tuhan terpilih menjadi Bupati Nabire 5 tahun kedepan, sebelum vaksin Covid-19 ini ada, selain adanya penambahan ruang isolasi, penambahan alat pemeriksaan kesehatan, memaksimalkan penerapan protokol kesehatan yang dimulai dari keluarga dan menyangkut pola hidup sehat lebih dimaksimalkan di tengah-tengah masyarakat.
Puskesmas-Puskesmas bisa memaksimalkan perannya dengan baik serta tentunya didukung dengan dana yang memadai, diluar dari dana yang ada, seperti dana kampung dan lainnya.
Kerja gotong royong untuk penanganan Covid juga akan lebih dimaksimalkan nantinya.
Setidaknya kita ada satu sistem kerjasama yang intens dan terarah dari tingkat Puskesmas hingga RSUD dalam upaya memerangi dan memutus mata rantai pandemi Covid-19 secara bersama-sama dengan pertimbangan kemampuan keuangan daerah.(wan)
Bagikan artikel ini



