Dukung Penanganan Karhutla, Wakil Ketua I DPRK Nabire Salurkan Bantuan untuk Petugas Damkar
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan para personel Damkar yang masih bekerja di lapangan. Mereka membutuhkan dukungan kita semua karena tugas yang dilakukan menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

NABIRE – Dukungan terhadap petugas pemadam kebakaran yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Nabire terus berdatangan.
Wakil Ketua I DPRK Nabire, Imanuel Rumbewas, menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan berupa susu beruang, minuman vitamin You-C1000, dan air mineral kemasan kepada personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Papua Tengah, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan di Markas Damkar Provinsi Papua Tengah di Nabire dan diterima langsung jajaran personel yang masih dikerahkan ke sejumlah lokasi untuk menangani karhutla.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus upaya membantu menjaga stamina para petugas yang bekerja di lapangan. Dalam penanganan kebakaran, personel Damkar dituntut bekerja dalam kondisi fisik yang prima, terutama ketika harus menghadapi panas, asap, dan medan yang tidak mudah.
Wakil Ketua I DPRK Nabire berharap bantuan sederhana tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petugas yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan para personel Damkar yang masih bekerja di lapangan. Mereka membutuhkan dukungan kita semua karena tugas yang dilakukan menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Para personel Damkar Papua Tengah hingga kini masih terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah Nabire. Selain memadamkan titik api, petugas juga berupaya mencegah api meluas ke kawasan permukiman maupun wilayah lainnya.
Dukungan masyarakat dan berbagai pihak dinilai penting agar petugas dapat menjalankan tugas secara optimal. Terlebih, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama, tidak hanya dari unsur pemadam kebakaran, tetapi juga pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi pesan kemanusiaan bahwa perjuangan petugas di garis depan tidak berjalan sendiri. Kepedulian dalam bentuk sekecil apa pun menjadi penyemangat bagi mereka yang terus bekerja menghadapi kobaran api demi melindungi masyarakat dan lingkungan. (ppn)
Bagikan artikel ini



