NABIRE – Pemerintah menyalurkan paket bantuan usaha budidaya ikan lele kepada Kepala Suku Woa, Gerki Waibusi, Selasa (25/8/2026). Penyerahan bantuan berlangsung di Jalan Frans Kaisepo, Kalinona, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, sebagai upaya nyata mendongkrak kesejahteraan warga lokal.

Pemerintah menyerahkan paket bantuan produktif yang terdiri dari, 1 unit kolam budidaya ikan lele. 1.000 ekor bibit ikan lele unggulan. Pasokan pakan ikan lele dan dana pembinaan tunai sebesar Rp2.500.000.

Pada kesempatan itu, Gerki Waibusi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan memberikan manfaat nyata yang lebih luas bagi masyarakat Suku Woa,” ujar Gerki.

Ia berkomitmen mengelola seluruh bantuan secara optimal agar usaha ini dapat berjalan berkelanjutan.

 

#Seruan Kemandirian dan Jaga Kamtibmas

Sebagai tokoh adat, Gerki menekankan dua poin penting bagi masyarakat Papua Tengah, yakni membangun kemandirian. Bantuan pemerintah harus menjadi stimulus modal, bukan sandaran utama.

Lanjutnya, masyarakat wajib meningkatkan etos kerja dan jeli melihat peluang lokal dan menjaga Kamtibmas. Untuk itu, warga Suku Woa di Nabire diimbau aktif menjaga keamanan lingkungan serta bijak menyaring informasi demi menangkal hoaks yang memicu keresahan.

"Jangan mudah percaya hoaks. Mari kita bersama-sama menjaga suasana Nabire yang aman, damai dan kondusif," tegas Gerki.

Dampak jangka Panjang program pemberdayaan ini diharapkan menjadi proyek percontohan (role model) kewirausahaan di Nabire. Selain mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat adat, keberhasilan budidaya ini ditargetkan mampu memicu semangat kemandirian ekonomi bagi komunitas sekitarnya. (ist)