Pemprov PT akan Programkan Bangun Sekolah Model di Tiga Kabupaten
NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah (PT) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, telah memprogramkan untuk membangun tiga sekolah model di tiga kabupaten, yakni di Kabupaten Mimika, Nabire dan Kabupaten Deiyai. Ketiga sekolah model ini diharapkan ke depan akan menghasilkan putra dan putri Papua yang berkwalitas.

NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah (PT) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, telah memprogramkan untuk membangun tiga sekolah model di tiga kabupaten, yakni di Kabupaten Mimika, Nabire dan Kabupaten Deiyai. Ketiga sekolah model ini diharapkan ke depan akan menghasilkan putra dan putri Papua yang berkwalitas.
Untuk itu, di saat ini programnya lagi disusun dan siap diusulkan melalui program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, karena diharapkan pada tahun 2025 mendatang ketiga sekolah model ini sudah mulai dibangun, sehingga pada awal ini tidak hanya membuat usulan program saja, tetapi harus disertai dengan survei kesiapan lahan.
Dan apabila sekolah model ini sudah selesai dan menerima murid baru, tidak asal menerima saja tetapi harus melalui pritest (tes awal) dan juga Posttest (tes akhir) untuk mencari kemampuan pengetahuan para calon-calon murid yang hendak melanjutkan pendidikan ke sekolah model, karena ke depan tiga sekolah model ini akan menjadi tolak ukur pendidikan di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE.,M.si kepada Papuapos Nabire belum lama ini di Timika, tiga sekolah model yang akan dibangun ini secara khusus untuk anak-anak asli Papua yang akan diterima dan sekolah di tiga sekolah model ini.
Tetapi harus diingat, pada tiga sekolah model ini tidak asal menerima murid baru begitu saja, melalui jalur tes yang sangat ketat, karena diprogramkan pada sekolah model ini guna menyiapkan putra dan putri OAP yang berkualitas dalam ilmu pengetahuan dan berkarakter baik.
Untuk itu, Pemprov Papua Tengah melalui dinas pendidikan tidak akan tinggal diam, tetapi akan bekerja keras semaksimal mungkin untuk mengejar ketertinggalan pendidikan yang ada di wilayah Papua Tengah yang dimulai dari tingkat kampung, distrik, kabupaten dan selanjutnya ke tingkat provinsi.
Hal ini tentunya menjadi program yang diseriusi bersama program percepatan pendidikan lainnya di 8 kabupaten wilayah Provinsi Papua Tengah. "Karena cara dan solusi pendidikanlah yang akan membuka kelanjutan pendidikan di Papua Tengah menyongsong 100 tahun Indonesia Emas pada 45 tahun mendatang," ajak Ukago.(des)
Bagikan artikel ini



