NABIRE - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sudah terbentuk di Provinsi Papua Selatan, Papua Barat Daya dan Papua Tengah, sehingga di seluruh Indonesia, sejak berdirinya LDII 3 Januari 1972, telah terbentuk 37 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) LDII, maka daripada itu, LDII patut diapresiasi, baik dari segi struktur organisasinya yang terbangun mulai dari tingkat pusat, hingga provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah diwakili Asisten I Sekda Papua Tengah, Menase Kadepa, SE.,M.Si, dalam sambutannya di Konsolidasi Organisasi dan Pengukukuhan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Tengah (PPT) masa bakti 2023-2028, Sabtu (23/11/2024) kemarin.

"LDDI sebagai salah satu elemen bangsa, terus meningkatkan kontribusinya dalam menciptakan sumberdaya manusia yang benar-benar unggul, yang tidak hanya profesional di bidangnya tetapi juga beragama, bermoral," katanya.

Ada delapan bidang kontribusi pembangunan yang selama ini, menjadi prioritas dalam program kerja LDII, diantaranya, wawasan kebangsaan, pendidikan keagamaan dan dakwah, pendidikan umum dan pelatihan, ekonomi syariah, pertanian dan lingkungan hidup, kesehatan dan pengobatan herbal, teknologi digital, energi baru terbarukan.

Ucapan Selamat dan sukses dari Menase Kadepa atas pengukuhan, pengurus LDII di Provinsi Papua Tengah. Semoga amanah yang diberikan oleh organisasi kepada saudara semuanya, dapat dikerjakan dengan baik dan rasa penuh tanggung jawab.

"Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan, Pemprov Papua Tengah dapat bersinergi dan berkontribusi untuk membangun Provinsi Papua Tengah yang adil, berdaya saing, maju dan berkelanjutan," ucapnya.(edi)