Pemkab Nabire Dorong 1.500 Honorer Diangkat Jadi CPNS
NABIRE - Saat ini Pemerintah Kabupaten Nabire akan mendorong 1.500 tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS. Hal ini dilakukan pasca dikant
Bagikan
NABIRE - Saat ini Pemerintah Kabupaten Nabire akan mendorong 1.500 tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS. Hal ini dilakukan pasca dikantongi 20 ribu honorer diangkat menjadi PNS se-Provinsi Papua melalui audiens dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahyo Kumolo di Kantor Kementerian, Jumat (04/09/20). “Untuk penuhi 20 ribu honorer diangkat menjadi CPNS, kami di Nabire akan mendorong 1.500 honorer untuk diangkat menjadi CPNS,” tutur Bupati Nabire, Isaias Douw, ketika jumpa pers di ruang kerjanya, Senin (07/09/20). Dalam jumpa pers, bupati didampingi Sekda Nabire, Daniel Maipon, S.STP, Kepala BKPSDM Nabire, Samuel Warijo, S.Sos, M. Si, Sekretaris BKPSDM Nabire, Anton Pekei, S.Sos dan Kabag Humas Setda Nabire, Yeremis Degei, S.Pd. Dikatakan Bupati Isaias, permintaan wakil gubernur bersama para bupati dan walikota langsung direspon baik oleh Menteri PANRB. Dengan ketentuan pengisian CPNS sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dari CPNS dan prosesnya paling lambat bulan November tahun 2020. Sementara itu, Kepala BKPSDM Nabire, Samuel Warijo melalui telepon seluluernya kepada wartawan mengatakan, data 1.500 honorer itu belum final karena masih dalam pengerjaan awal. Sehingga jika ada perubahan pasti akan terbuka disampaikan kepada publik. Terkait jumlah honorer yang akan diajukan ke BKN sebanyak 1.500 honorer, namun masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Provinsi Papua. “Jadi kuota 20 ribu yang dikasih ke Papua itu akan dibagi ke 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua,” katanya. Setelah mendapat kuota dari provinsi, kata Warijo, pihaknya akan meminta petujuk dari bupati untuk langkah selanjutnya. “Kami dikasih waktu dua bulan sampai November untuk lengkapi berkas,” ujarnya. (eby)
Bagikan artikel ini



