Pemkab dan Diknas Monitoring UN Tingkat SLTP se-Nabire
NABIRE - Pelaksanaan agenda Ujian Nasional (UN) bagi siswa kelas III Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) tahun ajaran 2014/2015, yang dilaksanakan secara serentak selama empat hari, mulai dari Senin (4/5) kemarin, khususnya di tingkat Kabupaten Nabire, Sekretaris Diknas
Bagikan
NABIRE - Pelaksanaan agenda Ujian Nasional (UN) bagi siswa kelas III Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) tahun ajaran 2014/2015, yang dilaksanakan secara serentak selama empat hari, mulai dari Senin (4/5) kemarin, khususnya di tingkat Kabupaten Nabire, Sekretaris Diknas atau Dinas P dan P bersama perwakilan Pemerintah Daerah telah memonitoring pelaksanaan UN di sekolah-sekolah dari hari pertama pelaksanaan sampai hari kedua kemarin.
Sekretaris Diknas, Primus Butu, S.Pd, di sela-sela kegiatan monitoring mendamping Asisten I Setda Nabire, Drs. I. Wayan Mintaya berserta rombongan lainnya mengatakan monitoring pelaksanaan ujian di sekolah-sekolah ini yakni, dari SMP Negeri 6 Samabusa, SMPN 7 Samabusa dan SMPN 8 Sanoba, situasi dan kondisi berjalannya ujian tersebut aman, lancar dan terlaksana dengan baik.Jelasnya, pihak Diknas dan pemerintah daerah monitoring pelaksanaan ujian ke sekolah-sekolah mulai dari hari Senin (4/5), sampai berakhirnya agar pelaksanaan ujian sekolah, secara umum para siswa semua mengikuti dan mengerjakan soal dengan baik.Di kesempatan yang sama, selaku ketua panitia ujian, La Failudin,S.Pd menyampaikan, pelaksanaan ujian kali ini untuk dua SMP, yakni SMP Negeri 6 dan SMP Negeri Sion, kami gabungkan pelaksanaan ujian para siswa atau mengikuti ujian di SMP Negeri 6, dengan jumlah peserta ujian sebanyak 90 siswa.Sedangkan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 7 Petrus Imbiri mengatakan, para siswa yang mengikuti ujian sebanyak 37 siswa dan selanjutnya, Wakasek SMP Negeri 8 Nabire, Dumawati Siangian menyampaikan, para siswa yang mengikuti UNI kali ini di sekolahnya berjumlah 40 siswa. Dan secara umum, pelaksanaan UN tingkat SLTP di Kabupaten Nabire ini, sesuai data dan informasi, tidak ada laporan tentang temuan pelanggaran ujian seperti kebocoran soal, kekurangan soal dan semuanya berjalan sukses. Primus Butu, mewakili Dinas P dan P Nabire, menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia ujian, karena atas pelayanan dan kerjasama yang baik sehingga semua dapat menjalani tugas dan fungsinya, terutama proses pelaksanaan ujian dengan baik, tanpa ada kekurangan. (modes)
Bagikan artikel ini



