NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP saat memberikan sambutan pada pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire dan sejumlah pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Kamis (28/12) bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire mengatakan,  pelantikan pejabat tinggi utama madya (Sekda) Kabupaten Nabire Drs. I Wayan Mintaya dan sejumlah pejabat pratama (Eselon II), pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemkab Nabire bukan karena suku, ras dan agama ataupun kepentingan politik. “Jadi pelantikan ini tidak membeda-bedakan agama, suku dan ras , bukan karena dia saya punya orang jadi saya angkat dia, bukan seperti itu. Jadi pelantikan itu bukan karena politik, karena keluarga, karena saudara, karena sekarang ada aturannya, bukan asal angkat orang baru lantik begitu saja, semua ada aturannya,” ujarnya. Kata Bupati Isaias, jabatan bukanlah hak, akan tetapi merupakan amanat dari pemerintah yang berisi serangkaian tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan dan dipertanggungjawabkan. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintah yang baik diperlukan birokrasi yang baik, dimana birokrasi dapat berjalan dengan baik, bila pejabatnya orang yang baik pula. Menurutnya, pejabat yang saat ini dilantik adalah pejabat yang mengemban amanat sebagai birokrasi yang baik, sehingga diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang baik pula. Dimana, para pejabat yang dilantik adalah merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) terpilih, aparatur yang saat ini dinilai dari berbagai aspek, memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam jabatan yang diamanatkan, aparatur yang dipandang cakap dan mampu mempercepat terwujudnya tujuan organisasi, maupun visi misi Pemkab Nabire. (cad)