Papua Youth Day II Mengusung Tema ‘Kebersamaan dalam Keberagaman’
NABIRE – Papua Youth Day (PYD) ke-2 (II) hadir kembali, mengusung tema ‘Kebersamaan dalam Keberagaman’. Terlihat dari pantauan media ini, Orang Muda Katolik (OMK) yang hadir dari 5 Keuskupan di Tanah Papua, diantaranya, Merauke, Jayapura, Timika, Sorong dan Agats.

NABIRE – Papua Youth Day (PYD) ke-2 (II) hadir kembali, mengusung tema ‘Kebersamaan dalam Keberagaman’. Terlihat dari pantauan media ini, Orang Muda Katolik (OMK) yang hadir dari 5 Keuskupan di Tanah Papua, diantaranya, Merauke, Jayapura, Timika, Sorong dan Agats.
Ketua Presidium, Yulianus Pasang, S.Pd.,M, mengatakan kepada media ini sewaktu menghadiri Papua Youth Day II, di Aula Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK), Selasa (1/7/2025).
“Papua Youth Day ini adalah yang ke2 diselenggarakan, dimana yang pertama diselenggarakan di Merauke,” katanya.

Ia menambahkan, kenapa kegiatan ini diselenggarakan di ruang lingkup gereja Katolik, karena melihat perkembangan dunia ini semakin maju tetapi hal ini akan menjadi evaluasi, OMK yang sudah mengikuti perkembangan itu menjadi pelayanan di tengah-tengah masyarakat dan di tengah-tengah gereja.
Yulianus Pasang melihat kalau kegiatan ini tidak dilaksanakan, maka pasti akan mengalami kemunduran. Selaku orang muda Katolik yang akan menjadi calon-calon pemimpin lembaga di gereja, masyarakat dan semua organisasi.
Dirinya mengharapkan OMK itu menjadi contoh dan menjadi teladan dan pemimpin di Papua secara khusus, tetapi di seluruh Indonesia. “Perkembangan anak kita di Indonesia ini menjadi contoh dan teladan dimana pun ditugaskan,” ucapnya.
Adapun materi dalam PYD ini, yakni bagaimana untuk mendalami dari pada tugas dan tanggung jawab di dalam gereja. Bagaimana agar kedepan generasi muda, bisa sunguh-sungguh menggantikan pemimpin-pemimpin yang akan masa purna baktinya telah selesai.
Harapan kedepan lewat pelayanan-pelayanan ini diharapkan kepada semua pihak pelaksanaan, bahwa materi ini betul-betul menjadi berkat bagi anak-anak.

“Setelah kembali ke keuskupan masing-masing, maka materi yang didapatkan di sini, akan dibawa sebagai bekal dan di sanalah akan disosialisasikan, di seluruh masyarakat terlebih khusus umat Katolik yang ada di tempat, untuk menjadi pembekalan generasi kedepan,” tutupnya.
Terpantau dari media ini juga, terlihat OMK dari 5 keuskupan yang berada di tanah Papua dan nampak juga Pastor Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Bukit Meriam Nabire, Yohanes Agus Setiyono, SJ.(edi)
Bagikan artikel ini



