JAYAPURA,- Penjabat Sementara (PJs) Gubernur Papua Soedarmomengungkapkan Provinsi Papua sebagai daerah paling rawan dalampenyelenggaraan Pilkada serentak di Indonesia.Dia menyatakan, sesuai hasil survei peneliti, Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu), pakar maupun pengamat politik menempatkan Provinsi di TimurIndonesia ini sebagai daerah rawan konflik. “ada 17 provinsi yang akanmenggelar Pilkada serentak tahun ini, kemudian 314 kabupaten dan 39kota. Namun, Papua ditempatkan sebagai paling rawan,” ungkap Soedarmo,pada Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua dalam rangka penyampaian Visidan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, di GedungDPR Papua, Selasa (6/3).Sementara dari tujuh kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentakdi, empat daerah dianggap rawan akan konflik. Keempat daerah ituadalah Kabupaten Mimika, Paniai, Jayawijaya dan Kabupaten Puncak.“Pilkada ini kan hanya sementara. Kemudian tujuannya untuk memilihpemimpin yang akan membawa daerahnya menuju kepada kesejahteraan,”kata dia.Kendati demikian, Soedarmo yakin Papua sebagai daerah yang telahdianggap “merah” pada saatnya nanti akan menjadi “hijau”. Dalamartian, dari rawan menjadi aman.“Namun saya yakin dan percaya bahwa ini bisa diwujudkan dengan melihatkesan pertama dalam acara penyampaikan visi dan misi di ruang sidangDewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP)”.“Sebab saya lihat kedua pendukung calon gubernur dan wakil gubernurini, mengikuti penyampaian vvisi dan misi secara tertib dan tanpamenimbulkan pergolakan atau perselisihan. Bagi saya ini luar biasauntuk Papua dan patut diapresiasi,” terang dia.Sementara untuk bisa merubah dari rawan menjadi sebaliknya, kata dia,hal itu bukan hanya menjadi tugas seorang gubernur beserta jajaran.Namun perlu didukung penuh oleh mitra pemerintah seperti DPRP danMajelis Rakyat Papua (MRP). “Disamping itu, kita juga perlumemberdayakan seluruh elemen masyarakat baik dari tokoh agama, tokohadat serta tokoh lainnya”.“Karena, semua ini bisa terlaksana kalau kita mau dan bersama-sama danmenjadi satu dari seluruh elemen masyarakat di Papua ini. ini kamiberharap termasuk jajaran forkompinda dan termasuk ada DPRP besertajajaran dan MRP. (Laporan: Bams)