Nama Pelindung Kombas Kalibobo I Diganti
NABIRE – Nama pelindung Kombas Kalibobo I di wilayah Paroki St. Antonius Padua Wonorejo, telah diganti. Nama pelindung kombas yang lama Emanuel diganti dengan nama pelindung kombas yang baru St. Monika. Pergantian nama pelindung ini dilakukan melalui ibadah Kombas Kalibobo I yang dilaksanakan empat hari lalu, di Kalibobo.
NABIRE – Nama pelindung Kombas Kalibobo I di wilayah Paroki St. Antonius Padua Wonorejo, telah diganti. Nama pelindung kombas yang lama Emanuel diganti dengan nama pelindung kombas yang baru St. Monika. Pergantian nama pelindung ini dilakukan melalui ibadah Kombas Kalibobo I yang dilaksanakan empat hari lalu, di Kalibobo.
Pemberian nama pelindung kombas Kalibobo I St. Monika gantikan Emanuel karena nama Emanuel bukan nama Santo atau Santa atau nama orang kudus. Maka Pengurus Dewan Paroki bersama Pastor Paroki St. Antonius Padua Wonorejo, Pastor Denny Magai, Pr, bersepakat memberikan nama baru menggantikan nama pelindung kombas lama. Dan usulan nama pelindung kombas Kalibobo I telah disetujui pengurus kombas Kalibobo bersama dengan umatnya.
Pastor Paroki St. Antonius Padua, Benny Magai, Pr, menuturkan, karya-karya seorang Santa Monika adalah telah menyelamatkan suami dan anaknya melalui doa–doa kepada Tuhan. Karena suami dan anaknya tadinya tidak mau ke gereja, hanya ikut-ikut hal yang tidak baik. Dengan doa dari Monika sebagai istri dan sebagai mama, anak dan bapak, bertobat, sadar, kembali ke jalan yang benar, kesetiaan kepada Tuhan.
Pastor Benny Magai berpesan dan berharap kepada umat kombas Kalibobo I, mampu kah umat Kalibobo juga dapat menjalankan karya-karya seperti Santa Monika dalam kehidupan keluarga maupun dalam kombas ini ? Terpulang kepada pribadi kita dalam kehidupan kita selanjutnya.
“Saya harap juga kebersamaan, kekompakan, keharmonisan, kedamaian, diantara sesama umat di dalam kombas Kalibobo I, tetap terjaga bahkan juga keharmonisan, kedamaian, diantara sesama umat kombas Kalibobo dengan sesama umat lain dari gereja lain yang ada di Kalibobo dan sekitarnya,”h arapnya.
Pastor juga menagajak umat yang tidak biasa aktif dalam kegiatan gereja, dapat aktif di dalam kegiatan gereja.
“Kita mampu buktikan sesuai karya-karya Santa Monika. Karena karya- karyanya adalah menyelamatkan orang lain. Kita juga mampu menyelamatkan orang lain di dalam kehidupan kita. Maka Tuhan tetap akan perhitungkan dalam kerajaan surge,” ungkapannya.
Ketua Kombas Kalibobo I, P Badii, menyampaikan, pemberian nama pelindung kombas atas kesepakatan bersama seluruh umat kombas Kalibobo I.
“Saya sampaikan terima kasih kepada umat atas partisipasi, dukungan, kekompakan, dari seluruh umat kombas Kalibobo I sehingga proses ibadah kombas sekaligus pemberian nama pelindus kombas Kalibobo telah berjalan baik dan lancer,” katanya.
Dia menambahkan, dengan adanya pergantian nama pelindung kombas di dalam keadministrasian khususnya kop surat, cap kombas dan lainnya akan dirubah nama agar selanjutnya dapat berjalan lancar. (hbb)
Bagikan artikel ini



