Nabire Punya 5 SPBU Tapi Antrian Tak Ada Habisnya
NABIRE - Sudah memasuki 3 tahun lebih antrian Bahan Bakar Minyak (BMM) Solar di 5 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tak kunjung ada habisnya. menuju bulan Desember, antrian itu justru lebih berkepanjangan dari batas normal yang ada. Bahkan membuat arus lalu lintas di ruas jalan seputar SPBU kadang kala menjadi macet.
NABIRE - Sudah memasuki 3 tahun lebih antrian Bahan Bakar Minyak (BMM) Solar di 5 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tak kunjung ada habisnya. menuju bulan Desember, antrian itu justru lebih berkepanjangan dari batas normal yang ada. Bahkan membuat arus lalu lintas di ruas jalan seputar SPBU kadang kala menjadi macet.
Pantauan wartawan media ini selama satu pekan di bulan Oktober, aktfitas antrian justru tidak berkurang di 5 SPBU yang ada di Kabupaten Nabire. Hasil penelusuram awak media ini ke sejumlah sopir yang kerap setiap malam ikut antrian di 5 SPBU hanya untuk bisa mendapatkan BBM solar 30 liter sesuai kapasitas tangkinya.
Salah seorang sopir truck, SR, mungkin untuk antrian BBM Solar di Kabupaten Nabire sudah menjadi hal yang biasa-biasa saja. Sementara antrian malam sesungguhnya membawa resiko yang cukup berat bagi para sopir truck maupun para sopir angkutan lintas.
Dirinya selaku sopir meminta adanya perhatian dari pemerintah secara langsung agar antrian tidak terjadi lagi di malam hari.
”Sesungguhnya dengan adanya 5 SPBU di daerah ini tidak mungkin setiap hari ada antrian yang begitu panjang dan membosankan. Sehingga perlu ada perhatian dari pemerintah bagi oknum–oknum nakal yang antri BBM subsidi kembali jual dengan harga industry,” tuturnya.
Para sopir truck yang ikut antri berjam-jam hingga bermalam di ruas jalan seputar SPBU, tetapi hanya bisa dapat BBN solar sebanyak 30 liter sesuai kapasitas daya tampung tangki. Sementara ada penjualan BBM Solar di ruas jalan menuju Topo seputar Kelurahan Bumi Eonorejo bisa gampang dapat BBM Solar tetapi dengan harga industri.
Untuk itu diharapkan kepada semua pihak agar dapat bergandengan tangan mencari siapa-siapa oknum yang selama ini bermain dengan BBM Solar di Kabupaten Nabire. Jika BBM Solar kurang, didorong agar ada penambahan jatah ke semua SPBU. Kalau lebih harus dibatasi, karena hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu sementara banyak orang jadi menderita.
Diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Nabire agar tidak tinggal diam. Sementara antrian BBM Solar di 5 SPBU di Kabupaten Nabire terus berkepanjangan di SPBU Oyehe, SPBU Teluk Kimi, SPBU Bukit Meriam, SPBU Bumi Wonorejo dan SPBU Wadio yang terlihat setiap hari ada antrian yang tak ada habisnya. (des)
Bagikan artikel ini



