Nabire Bergerak Cepat : 13 Dapur Sehat SKKP Siap Atasi Stunting dan Tingkatkan Kesejahteraan

NABIRE - Kabar gembira datang dari Nabire! Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Satuan Kerja Kesejahteraan Prajurit (SKKP) Provinsi Papua Tengah, yang juga merangkap wakil ketua SKKP se-Tanah Papua, Aloisius Giyai, mengumumkan pembentukan 13 titik dapur sehat di Kabupaten Nabire. Inisiatif ini merupakan bagian dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
"SKKP pusat telah menunjuk kami sebagai sayap atau organ badan gizi nasional untuk segera membuka dapur sehat di seluruh Tanah Papua," ujar Aloisius Giyai. "Hari ini, kami mengapresiasi luar biasa SKKP Kabupaten Nabire yang bergerak cepat untuk membentuk titik-titik koordinat posisi dapur sehat," ucapnya.
Ketua SKKP Kabupaten Nabire, Mery C. Yoweni, menjelaskan bahwa SKKP berperan sebagai koordinator dan fasilitator, bukan pelaksana langsung dapur. "Seluruh transaksi pembayaran porsi MBG langsung ke titik dapur, bukan ke SKKP," tegasnya.
"Kami telah meluncurkan titik pertama yang terdaftar melalui Yayasan KSK Nabire," kata Mery dalam sambutannya di Gereja KSK bukit meriam Kamis (27/03/2025). Saat ini, lima titik sudah dalam proses, dan delapan lainnya akan melibatkan pengusaha lokal.
Program MBG ini diharapkan memberikan dampak luas, termasuk bagi petani lokal. Namun, Mery mengakui bahwa ketersediaan bahan baku di Nabire masih terbatas. "Kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi bahan baku," ujarnya.
Dukungan kuat datang dari Komandan Resor Militer (Danrem) setempat, yang bersedia membantu petani membuka lahan. "Kami membutuhkan jadwal tanam yang sesuai dengan menu MBG," jelas Mery. Untuk Nabire saja, 13 titik dapur membutuhkan lebih dari dua hektar ubi jalar setiap hari.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Rita Dessy Ananda, yang mewakili gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, menekankan pentingnya kesehatan sebagai fondasi masyarakat sejahtera. "Dapur sehat adalah langkah strategis untuk memastikan akses makanan bergizi bagi semua," katanya.
Rita mengapresiasi SKKP atas inisiatif ini dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program ini. "Pemerintah provinsi akan selalu mendukung inisiatif yang meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat," tegasnya.
Peluncuran perdana titik dapur sehat ini menandai langkah awal penting dalam upaya meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat Nabire. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program MBG diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masa depan Papua Tengah.(sam)
Bagikan artikel ini



