NABIRE - Musa Malisa dengan swadayanya memprakarsai kegiatan fogging (pengasapan) di tengah pemukiman warga yang terkena demam berdarah dengue (DBD) di kota Nabire khususnya Kelurahan Nabarua RT 9 dan sebagian RT 10. Fogging di kompleks rumah warga dilaksanakan Kamis (3/8) pagi dengan melibatkan personil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire. 

Musa Malisa, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire ini sebelum petugas dari Dinas Kesehatan melaksanakan fogging mengatakan dirinya memprakarsai fogging di tengah perumahan warga karena adanya kasus Demam Berdarah sudah ada di Nabire sehingga pengasapan dilaksanakan untuk mematikan nyamuk penyebar virus dengue di tengah warga di daerah ini. 

Musa mengungkap sudah ada 5 orang dari warga dari RT 9 yang kedapatan demam berdarah dengue (bdb). Kasus ini dibenarkan beberapa warga yang dikonfirmasi terpisah. 

Dengan ditemukannya 5 kasus tersebut Malisa sebagai anggota DPRD dan sebagai kader Partai Perindo (Sekretaris DPD Perindo) Kabupaten Nabire merasa terpanggil dan tergerak untuk membantu warga dalam menangani kasus BDB di daerah ini. 

Legislator yang juga apoteker ini menjelaskan fogging harus sudah selesai jam 9 pagi. Karena fogging dilaksanakan sejak pagi sebelum ada tiupan angin.

Oleh sebab itu, petugas melaksanakan pengasapan di tengah perumahan warga RT 9 dan sebagian rumah dan halaman rumah warga RT 10 Kelurahan Nabarua. 

Musa Malisa menjelaskan asap dari kegiatan fogging tidak beresiko pada kesehatan manusia, hanya mematikan nyamuk bersama jentik dan serangga lainnya. Namun selama pengasapan warga harus keluar dari rumah dengan pintu dan jendela terbuka.

Beberapa warga menyambut fogging DBD ini dengan antusias dan menyampaikan terimakasih kepada Musa Malisa yang memprakarsai fogging di RT 9 Kelurahan Bavaria. 

Hal itu tergambar lewat permintaan warga RT 10 yang meminta rumah dan halamannya difogging.

Menurut Musa Malisa fogging tersebut merupakan  lnlsiatif pribadi, atas biaya swadaya untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah menangani kasus BDB yang sudah ada di Nabire. Di Kelurahan Nabarua RT 9 saja sudah ada 5 kasus. (ans)