Menuju Akreditasi RSUD, Pemda Intan Jaya Rapat Koordinasi
Akreditasi RSUD, Pemda Intan Jaya Rapat Koordinasi

SUGAPA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Intan Jaya dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) melakukan rapat koordinasi stakeholder dalam rangka akreditasi RSUD Kabupaten Intan Jaya. Pertemuan dihadiri Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, SH, MH beserta Wakil Bupati, Elias Igapa, SE dan Forkopimda Intan Jaya.
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini meminta kepada Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan semua Puskesmas yang ada di 7 distrik ditambah dengan 2 Pustu yang ada.
Ikon suatu daerah adalah rumah sakit, gereja, kantor bupati, sekolah dan beberapa sarana prasarana lainnya. Seperti juga Kantor Polres dan Dandim, serta harus membangun lebih baik, katanya di Aula Pertemuan RSUD, Sabtu (16/8/2025).

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Kesehatan karena sudah bekerja keras. Dimana beberapa Puskesmas sudah berjalan dengan aktif.
Perihal surat izin operasi, Bupati Anser menyampaikan memberikan surat izin operasi untuk melakukan pelayanan. Karena namanya kesehatan dan pendidikan, dalam keadaan apapun harus siap untuk dilayani.
Kita akan fokus dalam masalah kesehatan, pendidikan. Ini menjadi persoalan yang kita harus benar-benar mendukung, katanya.
Lebih lanjut dikatakan, formasi dokter ada 7 orang sementara suster mantri jumlahnya sudah banyak. Tetapi jika pasien sedikit maka pelayanan juga terganggu. Dan ini menjadi strategi kedepan bagi Dinas Kesehatan untuk membuka pos di Bilogai, di Mamba. Agar tim kesehatan ini mempunyai aktifitas dan tidak sampai petugasnya banyak tetapi aktifitas pelayanannya minim.
Untuk dokter yang ada di daerah Orang Asli Papua (OAP) perlu dikategorikan supaya pelayanan seperti Homeyo, Hitadipa, kita bisa utus satu-satu karena kondisi keamanan. Berdoa agar daerah ini kembali pulih, dan supaya anak-anak daerah ini nanti satu minggu kita utus, ucapnya. (edi)
Bagikan artikel ini



