NABIRE – Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si bersama Kepala Bank Papua Cabang Nabire, Husein Kamisopa didampingi staf, Kepala Distrik Nabire, Marinus Sanggenafa, S.Sos, MA, Selasa (20/6/23) menemui Keluarga Yamban di kediamannya. Pertemuan yang digelar itu dalam rangka menindaklanjuti persoalan lahan Kantor Bank Papua Cabang Nabire, yang dianggap oleh Keluarga Yamban, belum diselesaikan pembayarannya. Lantaran persoalan ini, Senin (19/6/23) lalu, pihak Keluarga Yamban sempat melakukan pemalangan terhadap Kantor Bank Papua Cabang Nabire.

Dalam pertemuan kemarin, Kepala Distrik nabire memberikan kesempatan kepada pihak Keluarga Yamban untuk menyampaikan pernyataannya. Mewakili Keluarga Yamban, Sem Yamban mengatakan, sebenarnya pihak keluarga tidak mau untuk mediasi lagi. Karena menurut mereka percumah mediasi, karena sudah berulang kali dilakukan namun belum juga ada penyelesaian.

“Saya bersama keluarga sudah sepakat bahwa tidak usah dibahas panjang lebar lagi, kalau bisa langsung masuk pada intinya. Dan intinya adalah harus bayar seperi apa yang kami maksud. Bayar pakai tidak bayar keluar. Tapi dengan kerelaan hati kami membuka palang sehingga proses kerja di Bank Papua kembali melayani masyarakat Kabupaten Nabire dan 7 kabapaten lainnya,” ujarnya.

Bupati Nabire Mesak Magai saat pertemuan sempat memberikan tanggapannya terkait persoalan itu. Terkait persoalan lahan Kantor Bank Papua Cabang Nabire itu, kata Bupati Mesak, pihaknya dengan pihak Bank Papua Cabang Nabire akan membicarakan hal ini agar bisa selesai.

“Saya juga akan panggil perwakilan keluarga Yamban untuk ketemu saya dan bicarakan secara pribadi,” tuturnya.

Pihak keluarga Yamban berharap kepada Bupati Nabire dan Bank Papua  untuk segera proses permasalahan ini secepat mungkin dalam bulan ini. Karena pihak keluarga Yamban sudah menunggu selama 15 tahun. (rob)