NABIRE- Ketua Fraksi Partai Kesatuan Bangsa Kabupaten Deiyai menilai kendati otonomi khusus (Otsus) diperlakukan di tanah Papua sejak tahun 2001 hingga kini memasuki 19 tahun, namun tidak membuahkan hasil terhadap kesejahteraan masyarakat Papua terutama Orang Asli Papua (OAP), sehingga dinilai masih mandul pelaksanaannya. (eby)

Baca berita lengkapnya di Papuapos Nabire edisi Senin 29 Juni 2020 atau kunjungi www.papuaposnabire.com