NABIRE - Dalam sambutan Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Drs Petrus I. Suripatti, M.Si, pada acara pembekalan 262 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XXIX tahun akademik 2018/2019 di aula Kampus USWIM, Rabu (7/8) kemarin mengatakan, selaku mahasiswa yang akan mengikuti KKN di dua lokasi yang berbeda, maka mahasiswa KKN diharapkan menjadi ujung tombak dalam menggali masalah hingga menyelesaikan permasalahan yang didapat kepada pemerintah maupun masyarakat di lakosi KKN berlangsung.Untuk itu, kepada 262 mahasiswa yang akan mengikuti KKN diharapkan pula untuk selalu menjaga diri, dengan tidak bergaul langsung dengan hal-hal yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri serta tidak bergaul lagi dengan yang namanya Miras, karena minuman keras akan merusak moralitas dan masa depan kita.Serta yang harus disadari pula bahwa Miras merupakan sumber pemicu yang akan menimbulkan masalah apa saja. Kehadiran mahasiswa di dua lokasi KKN ini untuk menggali dan menyelesaikan masalah yang ada.Karena kegiatan KKN 262 mahasiswa angkatan XXIX di tahun akademik 2018/2019 untuk Kampus USWIM sudah sekian kali, namun untuk KKN di Kabupaten Deiyai merupakan KKN angkatan pertama, sehingga mahasiswa angkatan XXIX diharapkan menjadi mahasiswi penggagas.Sehingga dari 262 mahasiswa yang datanya dari berbagai program studi diharapkan untuk dapat menyatukan semua disiplin ilmu yang ada menjadi satu kekuatan besar agar dapat menyelesaikan tugas-tugas selama satu bulan di tempat KKN berlangsung. Dengan demikian pada tanggal 9 Agustus 2019 selaku rektor akan melepaskan 262 mahasiswa kedua lokasi KKN, akan tetapi selaku rektor mengharapkan pada tanggal 9 September 2019 atau bulan depan juga akan kembali menerima mahasiswa KKN di Kampus USWIM dengan jumlah yang sama. (des)