NABIRE - Tujuan demokrasi untuk mewujudkan kehidupan yang adil, sejahtera dan makmur bagi rakyat. Untuk mencapai adil dan sejahtera itu, masyarakat harus mendapatkan rasa aman dalam menjalankan aktivitasnya.

Hal ini dikatakan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire nomor urut satu, Martinus Adii-Agus Suprayitno (MAAS) dalam closing statement (pernyataan penutup) pada debat publik kedua di Aula RRI beberapa waktu lalu.

Menurut Martinus, demokrasi bertujuan untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman dalam lingkungan masyarakat. Untuk itu, MAAS tidak sekedar janji, keamanan menjadi prioritas bagi masyarakat.

Selain itu, dirinya mengajak masyarakat untuk menjaga nilai kebhinekaan. Karena kebhinekaan itu penting dan menjadi investasi strategis untuk membangun negara yang maju dan berkeadilan. "Mari kita jaga kebhinekaan untuk NKRI dimulai dari Nabire," katanya.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Nabire nomor urut satu, Agus Suprayitno menambahkan, dalam menyikapi Pilkada ini dengan damai, aman dan bahagia.

"Pilihan boleh beda, tujuan kita tetap sama. Hidup rukun, aman dan sejahtera. Nabire tetap milik kita," ucapnya.

Pada sesi closing statement, dari Paslon nomor urut satu menyampaikan pesan yang mendalam dengan tegas menyatakan bahwa kerukunan adalah kunci utama pembangunan daerah.

Kerukunan bukan hanya sekadar slogan, tetapi merupakan kebutuhan nyata bagi masyarakat Nabire. Dengan hidup rukun, kita dapat membangun sinergi yang kuat untuk memajukan daerah kita, tegasnya.(muh/sam)