KPU Papua Tengah Yakin Sukses Helat Pemilukada
NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah, yakin sukses menghelat pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang pertama kali di Provinsi Papua Tengah, sebagai daerah otonom baru di timur Indonesia.

NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah, yakin sukses menghelat pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang pertama kali di Provinsi Papua Tengah, sebagai daerah otonom baru di timur Indonesia.
Penegasan ini seperti ditegaskan salah satu Komisioner KPU Papua Tengah, Octovianus Takimai, kepada awak media ini, Senin malam, ketika bertandang ke Redaksi Papuapos Nabire kemarin.
Dijelaskan Octovianus Takimai, saat ini pihak KPU Papua Tengah melaksanakan proses pendistribusian logistik menuju ke sejumlah TPS yang tersebar di Provinsi Papua Tengah. Tahapan ini, sudah masuk diantara 75 persen hingga 80% pada hari ini.
"Kami harap besok (Selasa, red) semua logistik sudah sampai di distrik-distrik yang ada, kemudian persiapan dari desa turun ke Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujarnya.
Diakuinya, ada beberapa kendala di beberapa tempat, berkaitan dengan cuaca, kondisi wilayah yang ada dan transportasi, namun kesemuanya kiranya dapat diselesaikan dengan baik sesuai tahapan yang ada nantinya.
Ia berharap, kepada pihak KPU di tingkat kabupaten di delapan yang ada di Provinsi Papua Tengah untuk berkoordinasi baik dengan sejumlah tokoh-tokoh masyarakat setempat guna kelancaraan semua tahapan Pemilukada yang tinggal dua hari lagi.
"Secara umum pendistribusian logistik Pemilukada ke delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah ini sekira 80 persen. Kita berharap besok sudah kelar secara keseluruhan guna suksesnya semua tahapan Pemilukada di Provinsi Papua Tengah ini," harapnya.
Seperti dijelaskan Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Tabuni, bahwa pihak KPU Papua Tengah dengan tekad yang kuat untuk menyukseskan Pemilukada di Papua Tengah dengan damai, maka semua pihak diharapkan dapat berpesta demokrasi dengan cara-cara yang baik, damai dan bermartabat guna menyukseskan Pemilukada perdana di provinsi yang baru berusia sekitar 2 tahun lebih ini.(wan)
Bagikan artikel ini



