NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024 di wilayah Papua Tengah. Salah satu fokus utama adalah memastikan kelancaran distribusi logistik Pemilu, termasuk surat suara.

KPU telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan aman. 

"KPU sudah mempersiapkan sejak penyerahan berkas terakhir, sehingga diharapkan proses selanjutnya tinggal menunggu proses pergeseran di masing-masing kabupaten dapat berjalan lancar," ujar Komisioner KPU Provinsi Papua Tengah, Octovianus Takimai saat diwawancarai awak media di Gedung DPR Papua Tengah, Rabu kemarin.

Logistik terakhir untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) sudah sampai di Jayapura dan Timika. Untuk di Nabire akan tiba tanggal 7 November melalui trasportasi laut.

"Kami dari KPU Provinsi Papua Tengah hanya memfasilitasi proses logistik bergerak sampai di kabupaten masing-masing selanjutnya untuk surat suara dan lain-lain tanggung jawab penuh ada di kabupaten, mulai dari pelipatan, pengepakan dan distribusi," ucap Octo.

"Tugas kami hanya memastikan bahwa proses berjalan dengan baik, sampai di kabupaten maupun pergeseran dari Tempat Pemilihan Suara (TPS)," katanya.


Debat kedua akan dilaksanakan

Debat kedua Pemilihan Gubernur Provinsi Papua Tengah sendiri akan dilaksanakan tanggal 9 November 2024 di studio MetroTV Jakarta. "Kami undang pasangan calon dan tim pendukung. Tim pendukung hanya bisa mengajukan 50 pendukung sebagai proses dalam memberikan dukungan dalam debat nanti," ungkap Octo.

Persiapan dalam debat sudah mencapai 70 persen berjalan baik dengan pihak media penyiaran dan komunikasi baik dengan pihak Paslon.

Debat kedua ini bertema soal keamanan, HAM dan perekonomian serta peran masyarakat adat, akan cukup banyak disinggung dalam debat kedua.

"Untuk pasangan calon adalah momen yang KPU fasilitasi ruang yang terbuka untuk visi, misinya diketahui semua pihak bahkan seluruh Indonesia, mengetahui tentang empat calon wakil dan gubernur, tentunya harus siap dalam penyampaian debat ini dibatasi oleh waktu juga tema-tema yang spesifik," tandasnya. "Kami berharap para Paslon betul-betul mempersiapkan diri menggunakan momen yang sangat baik ini," ujarnya.

Ia menambahkan, tim masing-masing Paslon akan mempersiapkan kandidatnya agar momen ini mereka dapat menyampaikan dengan cukup efek, efesien dalam bagian dari kampanye.

Berkaitan dengan kampanye hanya dua kali pertemuan, yakni ada dua pertemuan terbatas dan kampanye terbuka. Pertemuan terbatas ini lebih banyak dan kampanye terbuka yang melibatkan massa cukup besar diberikan kesempatan dua kali kepada masing-masing Paslon di Nabire dan Timika. Tetapi dalam pembatasan terbatas dihadiri kurang lebih 2.000 massa pendukung.

Ia juga menyampaikan, kampanye terbuka Nabire dan Timika untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Paslon untuk menentukan waktu baik di Timika maupun di Nabire dengan catatan di Timika satu kali dan Nabire satu kali soal tanggal fleksibel, yang tidak bersamaan dengan pasangan calon lainnya.

"Kami berharap Pascon maupun tim calon tidak membangun hoax, berita-berita yang tidak dapat dibuktikan faktanya. Membangun rasa damai, semua empat calon pastinya dari salah satunya akan terpilih, sehingga siapapun yang terpilih nantinya, saya berharap kita dapat menghormati dengan bijak dan dewasa," pungkasnya.(sam)