SUGAPA - Kontak tembak kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya tepatnya di Kampung Yokatapa, Distrik Sugapa, Rabu (30/9) kemarin pagi sekitar pukul 08.20 WIT. 

Saat dikonfirmasi, Kapolres Intan Jaya, AKBP I Nyoman Geria Antara menjelaskan kronologis kejadian.

Pada pukul 08.20 WIT salah satu anggota Polsek Sugapa dan seorang ibu Bhayangkari tengah berada di depan Mapolsek Sugapa, terdengar 4 kali bunyi letusan senjata api dari arah bawah Kampung Yokatapa.

Kemudian beberapa anggota Polsek Sugapa yang berada di Polsek Sugapa membalas tembakan ke arah sumber letusan senjata api tersebut.

Sekitar pukul 08.40 WIT Kapolsek Sugapa, Ipda Engel Mayor bersama anggota Polsek Sugapa, 7 personil Satgas Gakkum dan I Nemangkawi dan 4 anggota Koramil Sugapa melakukan penyisiran di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa.

Personil gabungan Polsek Sugapa, Satgas Gakkum dan Satgas Pamrahwan melakukan olah TKP dan pengejaran ke arah Kampung Jalai.

"Dalam penyisiran dan pengejaran ditemukan 4 selongsong 5.56, 1 pasang sendal, 1 pasang sepatu boat dan 1 buah kayu yang diduga untuk sandaran senjata.

Situasi hingga saat ini masih dalam keadaan kondusif," ujarnya melalui pesan whatsapp.

Persoalan Intan Jaya Tanggung Jawab Bersama Anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya, Detius Sani, berpendapat, semua persoalan yang terjadi di Intan Jaya adalah tanggung jawab kita bersama.

Kata dia, kondisi di Sugapa Intan Jaya sudah mulai membaik.

Aktivitas warga mulai berjalan kembali seperti toko, kios yang melayani masyarakat.

Namun untuk masyarakat di Distrik Hitadipa, aktivitasnya masih belum begitu baik seperti biasa karena masih termasuk zona merah.

Setelah Detius Sani dan Kepala DPMK Intan Jaya turun ke Titigi, baru masyarakat setempat mulai memberanikan diri untuk naik ke Sugapa bersama kedua pejabat tersebut.

Ia juga mengaku bahwa, dirinya selalu berbicara tentang daerahnya sesuai kondisi dan situasi yang terjadi disana, sehingga apapun yang terjadi di daerah Intan Jaya, ia akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Saya dipilih rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, sehingga saya harus selalu terjun ke masyarakat dan merakyat sesuai kondisi di daerah,” katanya, Ditegaskan Detius, kondisi dan situasi keamanan di Intan Jaya adalah tanggung jawab kita bersama.

Kita tidak ingin ada hal-hal yang terjadi yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. (ist)