NABIRE - Konferensi Daerah (Konferda) merupakan konsolidasi organisasi lima tahunan bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). “Kaderisasi itu hal yg wajib dikerjakan, karena kami ini partai ideologi. Oleh karena itu, menjalankan ideologi membentuk kader-kader yang tahan banting,” demikian dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Komarudin Watubun, dalam wawancaranya di Aula Gereja Katolik KSK.

Ia menegaskan, kemarin setelah kongres di Bali dilanjutkan dengan Konferda-Konferda dan telah turun di Konferensi Cabang (Konfercab) dari Konfercab telah turun sampai ke ranting dan anak ranting dari Sabang sampai Merauke.

"Karena perintah ketua umum partai itu harus bonding dengan rakyat, bukan kita tidak percaya terhadap teknologi tetapi kita lebih percaya kalau kita bonding langsung dari hati ke hati itu bisa bertemu, tapi kalau kita hanya main lewat Medsos, PDI Perjuangan tidak mau cara kerja seperti begitu," ucap Komarudin dalam Konferda pada Rabu (5/11/2025).

"Kita harus punya masa pendukung yang real, dan masa pendukung yang real itu hanya diperoleh lewat konsulidasi seperti ini," tegasnya.

Oleh karena itu, setelah kongres di Bali kemarin Konferda sudah keliling 12 provinsi, tambah yang ini dan akhir bulan ini harus Sabang sampai Merauke, tingkat provinsi tingkat kabupaten sudah harus selesai, supaya dapat mempersiapkan diri dalam pertarungan 2029.(edi)