DEIYAI - Komunitas Anak Danau (Komandan) gencar melakukan pembersihan sampah di sejumlah sungai (kali) dan pinggiran danau Tigi, sejak dari terbentuk komunitas Komandan, pada Agustus 2026, bertepatan Hari Danau Sedunia tahun 2026.

Komandan kembali melakukan aksi pembersihan sampah di Muara Kali Atouda, Distrik Tigi, Waghete, pada 12 September 2026. Kali ini mereka berhasil kumpulkan sampah cukup banyak, belasan karung plastik, full dengan sampah plastik dan botol, kaleng.

Salah satu kendala yang dialami bagi para komunitas ini dalam proses pembersihan sampah di kali maupun di pinggiran Danau Tigi, tidak adanya kendaraan roda empat untuk mengangkut sampah buang di TPA di Kampung Yaba, Distrik Tigi.

Dalam proses pembuangan sampah yang telah kumpulkan oleh para pasukan anak danau, selalu terkendala dengan kendaraan. “Selama ini untuk membuang sampah ke TPA, kami biasa sumbang-sumbang uang untuk tanggung biaya sewa mobil. Sehingga, setiap kali turun bersihkan sampah, selalu keluarkan biaya besar untuk sewa mobil pikup,” katanya.

Melihat kendala tersebut, Ketua Komunitas Anak Danau mengharapkan, kepada pemerintah daerah melalui dinas teknisnya, dapat memfasilitas kendaraan roda empat atau pikup, saat membuang sampah, agar dalam proses pembuangan sampah ke TPA di Kampung Yaba, dapat lancar.

“Kami perna sampaikan juga ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai salah satu dinas teknis, tetapi menurut mereka sementara belum ada, hanya satu pikup saja, sehingga sediaan kendaraan sedang dalam Upaya penyedian mengangkup sampah,” ujarnya.

Mereka, mengharapkan kepada dinas teknis ke depan, tolong sediakan kendaraan saat mengangkut sampah ke TPA di Kampung Yabaa. (hbb)