NABIRE – Selama tiga (3) tahun berturut, pemerintah Kabupaten Dogiyai mendapat penilaian pengelolan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Penghargaan tersebut diterima Bupati Dogiyai, Yakubus Dumupa dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Elias Anouw di Jayapura, akhir pekan kemarin.

“Sudah tiga kali, ini kali ketiga, Dogiyai mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian,” tutur sumber yang layak dipercaya, menanggapi diberikan opini WDP oleh pemerintah melalui BPK Perwakilan Papua, di Nabire, Minggu (23/5).

Sumber dari Pemerintah Kabupaten Dogiyai ini berharap, setelah mendapat penilaian BPK dengan opini WDP tersebut, mudah-mudahan Kabupaten Dogiyai juga mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sekalipun masih dihadapkan dengan beberapa tantangan untuk meraih penilaian berharga tersebut.

Sumber yang enggan menyebut namanya mengatakan, penilaian pengelolaan keuangan daerah berupa WDP tidak ada penghargaan dari pemerintah pusat. Tetapi, jika pengelolaan keuangan di Kabupaten Dogiyai juga mendapat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian, bias mendapat intensif dari pemerintah pusat atas penilaian prestasi pengelolaan keuangan daerah. Karena, pemerintah pusat memberikan uang intensif kepada pemerintah daerah yang meraih opini WTP. Kalau WDP, tidak ada dana insentif dari pemerintah pusat

Oleh sebab itu, ia berharap, tahun depan Dogiyai juga bias mendapat opini WTP, supaya ada bantuan dari pemerintah pusat berupa dana insentif, sebagai penghargaan atas penilaian opini WTP di daerah. (ans)