NABIRE - Dalam rangka mempererat silaturahmi antar sesama masyarakat adat Tabi yang berada di Kabupaten Nabire, Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Jayapura (BP-KKBJ) di Nabire resmi berganti nama menjadi Ikatan Kerukunan Masyarakat Adat Tabi (IKMAT) Kabupaten Nabire.

  Hal itu disahkan dalam kesepakatan Musyawarah Daerah (Musda) pertama (ke-I) BP-KKBJ di Kabupaten Nabire, bertempat di Aula Gereja GIDI, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Oyehe, Jumat (04/12/2020).

Kegiatan berlangsung sehari penuh itu membahas keberlangsungan kerukunan, komisi-komisi dan legalitas kerukunan yang akan didaftarkan ke Kesbangpol.

Dalam kesempatan itu dihadiri puluhan perwakilan-perwakilan masyarakat adat Tabi yang berada di wilayah Nabire.

Ketua Panitia Drs. Yustus Paisey, MM ketika memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan tujuan dari Musda ini adalah konsolidasi organisasi Ikatan Kerukunan Masyarakat Adat Tabi di Nabire.

”Konsolidasi organisasi ini meliputi pendididikan, keuangan, ekonomi, kesehatan dan pemberdayaan wanita.

Diharapkan kerukununan Tabi yang jumlah yang cukup besar.

Sehingga wadah ini mampu menampung aspirasi,” jelasnya usai kegiatan Musda tersebut.

Yustus menambahkan, Ikatan Kerukunan Masyarakat Adat Tabi di Nabire cukup banyak dan biasa disebut Mamberamo Tami.

“Dari Mamberamo sampai ke Tami merupakan jumlah yang sangat besar, sehingga perlu ada satu wadah untuk menampung aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Pantauan di tempat kegiatan, usai membahas komisi-komisi, acara dilanjutkan dengan pemilihan ketua IKMAT periode tahun 2020-2025 dalam hal proses pemilihan yang diikuti tiga orang tersebut.

Akhirnya Thomas Hamadi, S.IP terpilih kembali terpilih menjadi Ketua BP-IKMAT yang sebelumnya menjabat Ketua BP-KKBJ periode 2015-2020.

”Kerukunan ini akan menjadi badan hukum yang kedepan akan bermitra dengan pemerintah.

Oleh karena itu, selama menjabat ketua umum banyak hal yang telah dilakukan bagaimana menjaga kerukunan ini tetap solid, aman, tenang dan mengakomodir semua kebutuhan yang ada pada organisasi kemasyarakatan ini,” pungkasnya.(wan)